H Teddy Meilwansyah Dukung Guru P2 dan P3 Mendapat Prioritas

Rabu 15-03-2023,11:28 WIB
Reporter : herbet P Nainggolan
Editor : Mustofa

OKU, OKES.CO.ID - Hal berbeda dilakukan Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, saat menerima audiensi guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Selasa (14/3/2023).

Selain menerima audiensi ratusan tenaga guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU yang termasuk dalah Prioritas P1, P2 dan P3 di pendopo Rumah Kabupaten, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU ini juga bagi - bagi hadiah handphone bagi guru yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan dirinya kepada guru yang beraudiensi.

Pertanyaan yang dilontarkan Teddy yakni pengertian dan tujuan program Gubernur Sumsel, H Herman Deru tentang Sumsel Mandiri Pangan.

Untuk diketahui, ratusan tenaga guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU yang termasuk dalah Prioritas P1, P2 dan P3 di pendopo Rumah Kabupaten, melakukan audiensi dengan Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd, Selasa sore, untuk menyampaikan aspirasi tenaga guru prioritas P3K agar mendapatkan formasi untuk menjadi ASN melalui jalur P3K.

Ketua Forum P2 dan P3, Josi Robet, menyampaikan, audiensi tersebut diikuti sekitar 241guru. Nah, guru P2 dan P3 sudah berkoordinasi dan melakukan pertemuan terkait adanya pengumuman dari BKN yang lulus P1 beberapa waktu yang lalu. Dengan adanya hal itu otomatis   saat ini   guru P2 dan P3 belum ada kategori penempatan.

"Tujuan kami audiensi untuk menyampaikan aspirasi sehingga P2 dan P3 mendapatkan formasi Kami berharap kepada Pemkab OKU pada tahun 2023 ini tidak mengambil kategori lain kecuali P2 dan P3 ini untuk diangkat menjadi ASN P3K," ucap Josi.

Menurut Josi, 232 guru P2 dan P3 yang terdiri dari guru SD dan SMP, sudah dinyatakan lulus dan mendapatkan nilai serta telah mendapatkan tanda tangan dari Pemkab OKU melalui   Sekda OKU pada 16 Desember 2022 lalu.

"Tahapan itu sudah kami lalui, nilai sudah ada, bahkan sudah dilakukan observasi dan penilaian dari masing-masing guru, pengawas dan Kepala Sekolah artinya tidak ada lagi tahapan yang akan kami ikuti kedepannya, tinggal bagaimana pemerintah bisa mengeluarkan Surat Keputusan (SK),” timpal Josi.

Saat ini, lanjut Josi, guru P2 dan P3 merasa sangat bingung dengan statusnya. Pasalnya, jika nantinya masuk guru P1 dengan mata pelajaran yang sama, tentunya jam pelajaran mereka akan dia m bil alih oleh guru P1.

“Walaupun ada sedikit pencerahan dari Disdik OKU kami boleh pindah dan data-data kami akan tetap atau terkunci di BKN,” tandasnya.

Ratusan guru P2 dan P3 audiensi diterima langsung Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd didampingi Kepala BKPSDM OKU, Mirdaili SSTP MSi, Kepala BPKAD OKU, AM Hanafi, Plt Kadisdik OKU, Subri dan Stafsus Bupati OKU, Bowo Sunarso serta M Nazier.

“Hari ini Pemkab OKU mengundang tenaga honor atau tenaga guru prioritas P1, P2 dan P3, mereka menyampaikan harapan dan keinginan terkiat status mereka kedepan,” kata Pj Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah.

Dikatakan Teddy, Pemkab OKU sangat memperhatikan dan mendukung guru P2 dan P3 ini agar bagaimana kedepan bisa mendapatkan prioritas untuk menjadi ASN melalui jalur P3K.

“Memang kewenangan ini bukan merupakan kewenangan Pemkab OKU melainkan kewenangan pemerintah pusat,” timpal Teddy.

Kendati demikian, lanjut Teddy, pihaknya bersama tenaga guru prioritas P1, P2 dan P3 akan berjuang bersama-sama. Bahkan ia telah memerintahkan OPD terkait dalam hal ini Disdik OKU untuk ke Jakarta dan membawa surat darinya agar kedepan guru P2 dan P3 ini bisa menjadi prioritas dan yang paling penting mendapatkan formasi yang cukup untuk menempatkan mereka di tahun 2023 ini.

“Pemkab OKU telah menganggarkan tinggal meminta formasi dari Kemenpan RB , mudah-mudahan Kemenpan RB tahun ini bisa memberikan formasi sesuai dengan harapan kita semua,” pungkas Teddy.*

Kategori :