OKES.NEWS - Kacang tanah, atau dalam istilah ilmiahnya Arachis Hypogaea L., adalah tanaman legum dari keluarga Fabaceae yang berasal dari Brazil, Amerika Selatan. Tanaman ini mampu tumbuh hingga setinggi 50 cm dengan daun kecil yang tersusun majemuk.
Kacang tanah menjadi salah satu sumber protein yang populer, mengandung sekitar 22-30% protein dari total kalori, serta memiliki beragam senyawa bioaktif dan antioksidan, terutama pada kulitnya yang bisa dimakan.
Selain untuk konsumsi, kacang tanah juga memiliki banyak manfaat industri, seperti:
1.Bahan baku produksi cat dan pernis dalam industri kimia.
2.Penghasil minyak pelumas dan bahan pembuatan sabun.
3.Bahan dasar untuk berbagai produk plastik dan selulosa.
BACA JUGA:Tingkatkan Daya Saing, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Halal UMKM dari Berbagai Daerah
BACA JUGA:Menteri Nusron akan Siapkan PP tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional
Cara Menanam Kacang Tanah
Untuk menanam kacang tanah dengan sukses, perhatikan beberapa syarat berikut:
1. Suhu optimal: Kacang tanah tumbuh baik pada suhu 20-30 C, dengan batas minimum 18 C.
2. pH tanah: Idealnya, pH tanah berada di antara 5,5-7 untuk ketersediaan unsur hara yang baik.
3. Ketinggian: Tanaman ini cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 50-500 MDPL dan curah hujan yang moderat.
Jika lahan terbatas, Anda bisa mencoba menanamnya secara hidroponik, yang memungkinkan kontrol lebih baik terhadap media tanam dan lingkungan.
BACA JUGA:Polri Tangkap Pegawai Kementerian Komdigi dalam Kasus Judi Online