OKU SELATAN - OKES.NEWS - Sejumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua mengikuti kegiatan bimbingan kerohanian beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam melakukan pembinaan kepribadian, khususnya dalam aspek spiritual.
Bimbingan kerohanian dan pengajian rutin terus digelar guna memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan warga binaan.
Program ini bertujuan membentuk karakter yang lebih baik dan berakhlak mulia, serta menjadi bekal positif bagi warga binaan dalam menjalani masa pidana dan kehidupan setelah bebas nanti.
Kegiatan kerohanian ini dilaksanakan secara rutin di Masjid At-Taubah yang berada di dalam area Lapas, dengan pendampingan dari petugas Lapas.
BACA JUGA:Teleskop James Webb Temukan Planet Paling Dingin yang Pernah Diketahui
Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulsistiyono, menyampaikan bahwa pembinaan spiritual merupakan salah satu pendekatan penting untuk mendorong perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa hukuman.
“Bimbingan rohani ini sangat esensial sebagai bagian dari pembinaan kepribadian. Kami ingin para warga binaan tidak hanya menjalani hukuman semata, tetapi juga mendapatkan bekal moral dan spiritual agar siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Hero.
Ia menambahkan bahwa selain kegiatan kerohanian, pembinaan kepribadian juga mencakup bidang olahraga, kesenian, dan pendidikan.
Lapas Muaradua terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan rohani dengan menggandeng lebih banyak mitra dari lembaga keagamaan serta memperbaiki fasilitas agar pelaksanaan ibadah dan pengajian berjalan dengan nyaman dan kondusif. (*)