Balap Liar Resahkan Warga, Polisi Turun Tangan Amankan Jalanan

Balap Liar Resahkan Warga, Polisi Turun Tangan Amankan Jalanan

Balap liar resahkan warga, polisi turun tangan amankan jalanan. -Istimewa-

OKES. NEWS- Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga menjadi perhatian serius jajaran Polsek Simpang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. 

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Simpang meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik yang dianggap rawan, khususnya pada sore hari hingga menjelang dini hari.

Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan guna menekan potensi balap liar yang umumnya melibatkan kalangan remaja. 

Aktivitas ini kerap terjadi pada akhir pekan maupun menjelang waktu sahur selama bulan Ramadan. Selain membahayakan pelakunya, aksi tersebut juga mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

BACA JUGA:Polres Lahat Siagakan Personel Cegah Aksi Balap Liar

BACA JUGA:Balap Liar Marak Saat Ramadan, 27 Motor Diamankan Polisi di Prabumulih

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Simpang Iptu Agus Suparwanto menyampaikan bahwa patroli intensif merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Simpang.

“Patroli rutin ini kami laksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk balap liar yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Iptu Agus Suparwanto, Sabtu (21/2/2026).

Ia menjelaskan, beberapa ruas jalan di Kecamatan Simpang sering dijadikan lokasi balap liar karena kondisi jalannya lurus dan relatif sepi pada jam tertentu. 

Situasi tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah remaja untuk melakukan aksi kebut-kebutan yang berisiko tinggi memicu kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA:Aksi Balap Liar di Jembatan Jagoraga Dibubarkan Polisi

BACA JUGA:Cegah Aksi Balap Liar, Satlantas OKU Selatan Gencarkan Razia dan Edukasi

Dalam pelaksanaannya, personel menyisir titik-titik rawan, melakukan pemantauan secara intensif, memeriksa kendaraan yang mencurigakan, serta memberikan imbauan secara persuasif kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

“Kami mengutamakan pendekatan humanis. Remaja yang kami temui diberikan edukasi mengenai bahaya balap liar, baik dari sisi keselamatan maupun konsekuensi hukumnya,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: