OKES.NEWS- Flu Singapura dan herpangina sama-sama merupakan penyakit infeksi akibat virus yang cukup sering menyerang anak-anak. Karena keduanya bisa menimbulkan luka di area mulut, tak jarang orang tua mengira kedua penyakit ini adalah kondisi yang sama. Padahal, meskipun sekilas tampak mirip, keduanya memiliki ciri khas yang berbeda.
Flu Singapura tidak hanya menyebabkan sariawan di mulut, tetapi juga memicu munculnya bintil berisi cairan di tangan dan kaki. Sementara itu, herpangina biasanya hanya menimbulkan luka di bagian dalam mulut dan tenggorokan tanpa disertai ruam di kulit.
Mengenal Flu Singapura Lebih Dekat
Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) adalah infeksi yang disebabkan oleh kelompok virus enterovirus. Setelah seseorang terpapar virus, gejala biasanya baru muncul dalam waktu sekitar 3–6 hari.
Beberapa tanda yang sering muncul pada flu Singapura antara lain:
BACA JUGA:Flu Singapura Saat Hamil: Apakah Berbahaya bagi Ibu dan Janin?
Demam
Nyeri tenggorokan
Nafsu makan menurun
Luka atau sariawan yang terasa perih di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi
Ruam kemerahan yang bisa berubah menjadi lepuhan berisi cairan di telapak tangan, telapak kaki, dan kadang di area bokong
Anak menjadi lebih rewel, terutama pada bayi dan balita
Nyeri perut dan batuk pada sebagian kasus
Biasanya, penyakit ini diawali dengan demam. Satu hingga dua hari kemudian, mulai muncul luka di dalam mulut yang membuat anak merasa sakit saat makan atau minum. Setelah itu, ruam di tangan dan kaki akan menyusul, dan terkadang juga muncul di area bokong.