SUMSEL -OKES.NEWS-Cuaca panas yang sangat menyengat beberapa hari terakhir di Wilayah OKI saat ini, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI mengingatkan warga yang melakukan aktivitas mengelola lahan di sungai untuk tidak menghanyutkan kumpai.
Pasalnya, selain bisa membahayakan kondisi jembatan yang dilintasi sungai ini sampah kumpai kering juga berpotensi terbakar.
Sekretaris BPBD OKI, Nova Triyussanto mengungkapkan, kumpai ini kan dibawahnya itu tanah jadi kalau dibakar ini bisa hidup dan membesar. Makanya jangan menghanyutkan kumpai di sungai karena bisa terbakar." Ini yang ditakutkan jangan sampai terjadi,"terangnya kemarin (1/3).
Seperti yang biasa dilihat di Sungai Komering di samping Jembatan Penyeberangan Kayuagung itu tumpukan kumpai membentuk seperti pulau, daunnya sudah mengering karena panas.
BACA JUGA:BPBD OKU Pulihkan Akses Jalan Pengandonan–Ulu Ogan usai Diterpa Longsor
BACA JUGA:Waspada! BPBD OKU Ingatkan Ancaman Banjir Bandang
Jadi harus memperhitungkan dampak sampah kumpai yang dihanyutkan ke sungai agar tidak membahayakan jembatan serta hal lainnya.
Jangan sampai nantinya dibakar dan harussegera diangkut ke atas daratan agar tidak membahayakan. Memang saat ini masih normatif tidak ada patroli petugas ke desa tapi tetap diminta agar warga tidak melakukan pembakaran lahan.
Saat ini juga untuk lahan gambut masih terendam air tapi tetap waspada, karena sekarang kan masa peralihan dari hujan ke kemarau."Sehingga menyebabkan cuaca terasa panas begitupun saat malam hari,".