Kenali Dampak Media Sosial Bagi Kesehatan Mental Remaja dan Cara Mengatasinya!

Kamis 30-04-2026,10:15 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Aris Munandar

OKES.NEWS - Di era digital seperti sekarang, rasanya hampir tidak ada remaja yang benar-benar lepas dari media sosial. Bangun tidur, tangan langsung cari ponsel.

Mau tidur pun, layar masih menyala. Aktivitas scrolling sudah seperti rutinitas wajib, bahkan sering dilakukan tanpa sadar selama berjam-jam.

Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, atau kebiasaan “scroll tanpa henti” yang sulit dikendalikan.

Pertanyaannya, apakah ini hanya sekadar hiburan biasa? Atau justru diam-diam membawa dampak serius bagi kesehatan mental remaja?

Remaja dan Media Sosial: Hubungan yang Sulit Dipisahkan

Media sosial kini bukan sekadar aplikasi, ia sudah menjadi bagian dari gaya hidup remaja.

Platform seperti Instagram, TikTok, hingga X (Twitter) digunakan untuk berbagai hal: hiburan, mencari informasi, mengekspresikan diri, sampai membangun relasi sosial.

Namun di balik semua manfaat itu, ada tekanan yang sering kali tidak terlihat.

Tanpa sadar, banyak remaja mulai membandingkan diri dengan orang lain yang tampak “lebih sempurna” di media sosial. Feed yang penuh dengan pencapaian, penampilan menarik, dan kehidupan yang terlihat ideal bisa memicu perasaan:

Insecure

Merasa tertinggal

Bahkan merasa tidak cukup baik

Padahal, yang terlihat di layar belum tentu mencerminkan kenyataan sepenuhnya.

Scroll Tanpa Henti: Kenapa Susah Banget Berhenti?

Pernah cuma niat buka sebentar, tapi tiba-tiba sudah satu jam berlalu? Tenang, kamu nggak sendirian.

Media sosial memang dirancang untuk bikin kita betah. Algoritma bekerja dengan menyajikan konten yang relevan, menarik, dan terus diperbarui.

Setiap kita menemukan sesuatu yang menyenangkan, otak akan mendapatkan “reward” instan, rasa senang kecil yang bikin kita ingin terus lanjut scrolling.

Kategori :