BATURAJA, OKES.NEWS - Komitmen menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik berbuah manis. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil meraih peringkat pertama sebagai perangkat daerah terinovatif tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Ruang Abdi Praja, Rabu (29/4/2026), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bimbingan teknis peningkatan inovasi daerah dan penguatan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten OKU.
Kepala Satpol PP OKU, Firmansyah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran yang terus berupaya menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas.
“Alhamdulillah, Satpol PP OKU meraih peringkat pertama perangkat daerah terinovatif. Ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh anggota,” ungkapnya.
Selain Satpol PP, sejumlah perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU juga turut meraih penghargaan dalam kegiatan tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Asisten II Setda OKU, H. Hasan HD, S.Sos., MSE.
BACA JUGA:Diduga Pergi Memancing, Pria Lansia di OKU Ditemukan Tak Bernyawa
Dalam sambutannya, Hasan menjelaskan bahwa penilaian terhadap perangkat daerah dilakukan berdasarkan sejumlah indikator penting, di antaranya ketepatan waktu penyampaian laporan serta kelengkapan dokumen pendukung inovasi.
“Kerja sama yang solid dan saling mendukung sangat kami harapkan sehingga kinerja bersama dapat semakin meningkat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi sebagai fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta daya saing daerah. Menurutnya, inovasi bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga keharusan bagi setiap perangkat daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah di Kabupaten OKU untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerja, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(*)