Pengendara Motor Tewas Tergilas Truk Jalintim sumsel

Minggu 17-05-2026,21:02 WIB
Reporter : Aris
Editor : Aris Munandar

SUMSEL, OKES.NEWS - Kondisi ruas jalan lintas timur (Jalintim) Palembang-Betung yang mengalami kerusakan akhirnya memakan korban. Kali ini menewaskan M Sodik Nasrullah, seorang pengendara motor.

Kejadiannya berlangsung di Km 15, tepatnya di Jembatan Gasing, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kepala, Kabupaten Banyuasin, Jumat (15/5) malam.

"Katanya pengendara sepeda motor itu warga Talang Bungin, Desa Air Batu, Talang Kelapa," kata Hairul saksi mata.

Informasi dihimpun, korban saat kejadian mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BG 4103 JBH dari arah Jambi tujuan Palembang.

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban hendak mendahului kendaraan truk fuso yang berada di depannya dengan cara mengambil jalur sebelah kanan arah Palembang.

Tapi karena jalan tengah tidak rata atau bergelombang. Sepeda motor Honda Revo yang dikemudikan korban tergelincir dan terjatuh ke kanan.

BACA JUGA:Sertipikat Tanah Ulayat Jadi Benteng Nagari dalam Menjaga Kepemilikan Adat

Sedangkan untuk pengendaranya terjatuh ke kiri dan masuk ke bawah atau kolong roda belakang sebelah kanan truk fuso nomor polisi BH 8166 YZ yang dikemudikan Syahrul.

Akibatnya pengendara sepeda motor Honda Revo mengalami luka berat di kepala dan memar di dada dan meninggal dunia di TKP. Oleh warga sekitar, jasad korban ditutupi menggunakan terpal.

Anggota Satlantas Polres Banyuasin yang mendapatkan informasi itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara dengan melakukan olah TKP.

Kemudian mengevakuasi korban ke RS Pratama Sukajadi, selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU setempat.

Ketika dikonfirmasi terkait laka itu, Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik hanya memberikan komentar singkat."Mohon waktu ya," katanya.

Peristiwa ini mengundang keprihatinan sejumlah pihak, pasalnya belum ada realisasi nyata perbaikan Jalintim Palembang-Betung.

Padahal tahun lalu, Bupati Banyuasin Askolani telah menemui pejabat dari Kementerian PUPR dan hasilnya akan segera diperbaiki.

Tapi kenyataan di lapangan perbaikan hanya sebatas mengeruk dan meninggalkan lekuk atau lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan terutama roda dua.

"Mau berapa banyak lagi korban jatuh," ujar Arizal, warga Talang Kepala. (qda/kur)

Kategori :