Razer Prio Meluncur: Controller Paling Mungil yang Pernah Ada, Segini Harganya
Razer Prio (Foto Razer)--
OKES.NEWS - Buat kamu yang doyan mabar tapi males bawa-bawa controller segede telapak tangan, kabar baik nih. Razer baru saja resmi memperkenalkan Prio, gamepad USB-C lipat yang diklaim jadi solusi paling praktis buat gaming mobile selama ini. Diluncurkan awal September 2026, controller ini langsung mencuri perhatian karena ukurannya yang segila itu kecilnya, tapi fiturnya justru kelas atas.
Sebesar Kartu Kredit, Tapi Rasanya Kayak Controller Konsol
Yang bikin Razer Prio beda dari kompetitor adalah faktor bentuknya. Saat dilipat, ukurannya cuma sekitar 107 x 67 x 23 mm dengan bobot 101 gram saja, jauh lebih ringan dibanding Kishi V3 yang beratnya 175 gram, apalagi Kishi V3 Pro yang tembus 268 gram. Praktis banget buat dimasukin kantong celana atau tas kecil tanpa bikin sesak.
Begitu mau dipakai, tinggal puter mekanisme twist-to-unlock dan controller ini langsung membentang jadi ukuran full-size yang sanggup menjepit HP hingga 7 inci, termasuk unit segede iPhone 17 Pro Max atau Samsung Galaxy S26 Ultra, bahkan kalau HP kamu masih pakai case pun kemungkinan besar masih muat.
Tombol Senyap dan Trigger Berkualitas Konsol
Dari sisi pengalaman ngegame langsung, Razer menonjolkan dua hal yang menurut saya justru jadi nilai jual paling kuat. Pertama, tombol face button-nya didesain super senyap sehingga kamu bisa main game kompetitif di kereta atau ruang publik tanpa suara klik-klik yang mengganggu orang sekitar. Beberapa hands-on awal bahkan menyebut tombolnya tetap senyap walau dipencet cepat berkali-kali.
Kedua, trigger analognya menggunakan sensor Hall-effect dengan jarak tempuh yang cukup dalam untuk ukuran controller sekecil ini, memberikan rasa pijakan yang lebih mirip controller konsol ketimbang gamepad mobile kebanyakan.
Thumbstick TMR, Jawaban Buat Masalah Stik Drift
Ini bagian yang paling menarik perhatian saya pribadi. Razer Prio memakai thumbstick berbasis teknologi TMR (tunnel magnetoresistance) yang sifatnya contact-free, alias tidak ada gesekan fisik antar komponen di dalamnya. Efeknya, potensi stik drift yang selama ini jadi momok controller mobile bisa ditekan habis. Dari laporan awal pengguna dan reviewer, belum ada keluhan drift sama sekali, sebuah pencapaian besar mengingat drift adalah alasan utama orang harus ganti controller setiap beberapa bulan.
Layoutnya sendiri mengusung gaya full console dengan D-pad 4 arah, face button, bumper, trigger analog, dan dua thumbstick yang diposisikan simetris berdampingan di bagian bawah, sedikit berbeda dari controller Razer mobile generasi sebelumnya.
Tanpa Bluetooth, Tanpa Baterai, Tinggal Colok
Razer Prio terhubung murni lewat USB-C tanpa proses pairing Bluetooth yang kadang ribet dan delay. Daya diambil langsung dari HP, jadi kamu tidak perlu repot cas controller terpisah. Controller ini mendukung perangkat iOS dan Android yang kompatibel dengan game controller USB-C, serta bisa dipakai untuk cloud gaming seperti Xbox Cloud Gaming, Steam Link, PS Remote Play, sampai Razer PC Remote Play. Ada juga tombol khusus buat langsung membuka aplikasi Razer Cortex Mobile.
Harga dan Ketersediaan Razer Prio
Di pasar Amerika Serikat, Razer Prio dibanderol USD 99,99, sama persis dengan harga Kishi V3. Sementara di Inggris dipatok £99,99 dan di kawasan Eropa sekitar €109,99. Untuk pasar China, ada listing yang menyebut harga 799 yuan, sedangkan harga resmi untuk Indonesia sendiri belum diumumkan secara eksplisit di gelombang informasi awal ini, namun besar kemungkinan akan diposisikan sebagai controller kompak kelas premium mengingat fitur yang diusungnya. Controller ini mulai dijual lewat toko online resmi Razer, Amazon, dan sejumlah retailer terpilih, lengkap dengan garansi 1 tahun dan kebijakan retur 14 hari di beberapa wilayah.
Kalau kamu tipe gamer yang butuh controller siap tempur tanpa ribet bawa perangkat besar, Razer Prio ini layak masuk radar belanja berikutnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





