Samsung SmartTag3 Resmi Diumumkan, Ini Fitur Baru dan Jadwal Rilisnya
--
OKES.NEWS - Kalau kamu sering kehilangan kunci, dompet, atau koper di bandara, kabar ini layak disimak. Samsung baru saja memperkenalkan Samsung SmartTag3, pelacak barang generasi terbaru yang datang setelah tiga tahun sejak SmartTag2. Ada banyak perubahan, dan salah satunya yang paling ditunggu: akhirnya bisa dipakai di iPhone.
Apa Itu Samsung SmartTag3 dan Apa yang Baru?
Singkatnya, Samsung SmartTag3 adalah tag pelacak berbasis Bluetooth yang ditempel ke barang berharga supaya mudah dicari lewat ponsel. Bedanya dengan generasi sebelumnya, ini adalah generasi pertama yang lintas platform, jadi bisa bekerja dengan perangkat Android maupun iOS.
Buat keluarga yang campur, misalnya ayah pakai Galaxy dan anak pakai iPhone, ini jelas lebih praktis. Teman atau saudara yang pinjam koper dengan tag terpasang juga tidak perlu ganti ponsel dulu.
Apakah SmartTag3 Support iPhone? Ya, Ini Poin Terbesarnya
Dukungan iOS adalah headline utama SmartTag3. Selama ini ekosistem SmartTag identik dengan pengguna Galaxy, sehingga banyak orang yang berpikir dua kali sebelum membelinya. Kini hambatan itu hilang.
Menurut saya, ini langkah strategis. Pasar pelacak barang sudah ramai, dan membatasi diri hanya untuk satu merek ponsel jelas mempersempit peluang.
Ukuran dan Desain: Lebih Kecil 35%, tapi Gantungan Kuncinya Hilang
Samsung memangkas ukuran tag sebesar 35% dan bobotnya sebesar 33% dibanding SmartTag2. Hasilnya lebih ringkas dan gampang diselipkan.
Ada konsekuensinya. Lubang gantungan bawaan sudah dihapus, jadi kalau mau dipasang ke kunci atau tas, kamu perlu membeli casing silikon atau loop terpisah. Kalau dipikir-pikir, ini trade-off yang cukup terasa. Di sisi lain, bentuk yang lebih kecil memungkinkan tag ditanam langsung ke produk, seperti koper yang punya kompartemen khusus SmartTag3.
Berapa Jangkauan Pelacakan SmartTag3?
Jangkauannya sampai 60 meter (200 kaki), tiga kali lipat dari pendahulunya. Fitur ini bernama Compass View, memanfaatkan Bluetooth 6.0 Channel Sounding, dan menampilkan jarak sekaligus arah menuju tag.
Kalau sudah dekat, ponsel yang mendukung UWB bisa beralih ke mode itu untuk presisi lebih tinggi. Artinya pencarian tidak lagi sekadar "panas atau dingin", tapi benar-benar ada petunjuk arahnya.
Fitur Baru: Dari Place Notification sampai Location History
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
