Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Aktifkan Open To Work di LinkedIn

Prilly Latuconsina Minta Maaf Usai Aktifkan Open To Work di LinkedIn

Prilly Latuconsina minta maaf usai aktifkan open to work di LinkedIn.-Instagram @prillylatuconsina96-

OKES.NEWS - Prilly Latuconsina menjadi perbincangan publik setelah mengaktifkan fitur Open To Work di akun LinkedIn miliknya.

Tindakan tersebut menuai beragam reaksi, bahkan sebagian warganet menilai Prilly kurang peka terhadap kondisi masyarakat yang saat ini tengah berjuang mencari pekerjaan.

Menanggapi polemik tersebut, Prilly menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video yang diunggah di Instagram pribadinya.

Ia mengaku memahami rasa marah, kecewa, hingga ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian orang akibat tindakannya itu.

“Aku minta maaf dengan sepenuh hati jika apa yang terjadi menimbulkan rasa tidak nyaman atau kesalahpahaman. Itu bukan hal yang ingin aku ciptakan,” ujar Prilly dalam video yang diunggah di akun @prillylatuconsina96.

BACA JUGA:Dua Kali Tertipu Orang Terdekat, Fuji Kini Alami PTSD dan Perketat Seleksi Pekerja

Aktris film Budi Pekerti tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk bersikap tidak empati terhadap situasi sulit yang tengah dihadapi banyak orang.

Ia juga menyadari bahwa latar belakang serta perjalanan hidupnya berbeda dengan mayoritas pencari kerja pada umumnya.

“Sejak awal aku tidak pernah berniat untuk tidak sensitif, apalagi tidak peduli dengan kondisi yang sedang dialami banyak orang saat ini,” ucapnya.

Prilly mengakui posisinya memang tidak sama dengan semua orang. Hal itulah yang menurutnya membuat sebagian pihak merasa tersakiti oleh tindakannya.

Lebih lanjut, Prilly menjelaskan bahwa penggunaan fitur Open To Work semata-mata bertujuan untuk membuka peluang berjejaring dan menjajaki kolaborasi lintas industri.

BACA JUGA:Debut Widya Wirayanti di Industri Musik, Rilis Single “Saling Jaga”

Ia ingin memperluas wawasan profesional, khususnya di bidang yang belum pernah ia tekuni sebelumnya.

“Aku ingin memanfaatkan fitur itu untuk membuka peluang kolaborasi dan memperluas jaringan profesional, terutama di ruang-ruang baru yang belum pernah aku coba,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk merebut kesempatan orang lain yang benar-benar membutuhkan pekerjaan, melainkan bagian dari proses belajar dan pengembangan diri.

“Ini bukan tentang mengambil peluang siapa pun, tapi tentang keinginanku untuk terus belajar dan bertumbuh,” tambahnya.

Prilly juga menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam kerja sama dan aktivitas yang memberikan dampak positif bagi banyak orang.

BACA JUGA:Kendrick Lamar Pecahkan Rekor Grammy Awards 2026, K-Pop Cetak Sejarah

Menurutnya, hal tersebut akan selalu menjadi prioritas utama.

“Sekali lagi aku minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Terima kasih atas semua masukan, perhatian, dan pengertiannya,” tutup Prilly.

Sementara itu, Prilly mengungkapkan bahwa ia menerima sekitar 30 ribu permintaan koneksi setelah mengaktifkan status Open To Work di LinkedIn. Hal tersebut ia sampaikan melalui video di Instagram pada Kamis (30/1).

BACA JUGA:Menang Grammy 2026, Billie Eilish Tegas Tolak Kebijakan Imigrasi Trump

“Aku ingin mengucapkan terima kasih atas 30 ribu connection request yang masuk di LinkedIn aku. Terima kasih untuk perusahaan, organisasi, pelaku usaha, dan brand yang sudah menghubungi,” kata Prilly.

Prilly mengaku merasa senang sekaligus bersyukur atas kepercayaan yang diberikan banyak pihak. Ia menyebut telah membaca berbagai tawaran kerja sama yang masuk.

Sebagai tindak lanjut, Prilly mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perusahaan, organisasi, dan komunitas. Bahkan, ia menerima tawaran dari salah satu media untuk bergabung sebagai reporter.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: