Puasa bagi Pengidap Diabetes: Manfaat, Risiko, dan Tips Aman Menjalankannya

Puasa bagi Pengidap Diabetes: Manfaat, Risiko, dan Tips Aman Menjalankannya

Ilustrasi Puasa bagi Pengidap Diabetes -istock-

Pengidap diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung. Puasa dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, dua faktor utama yang berperan dalam penyakit kardiovaskular.

BACA JUGA:Tips Menjalani Puasa Ramadan Saat Daya Tahan Tubuh Menurun

BACA JUGA:Alasan Penting Puasa Sebelum Operasi dan Aturan yang Perlu Diketahui

4. Mendukung Fungsi Otak

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat memberikan efek perlindungan pada sel-sel otak dan membantu meningkatkan fungsi kognitif. Meski sebagian besar penelitian masih dilakukan pada hewan, hasilnya menunjukkan potensi manfaat puasa bagi kesehatan otak.

5. Berpotensi Memperlambat Proses Penuaan

Puasa juga dikaitkan dengan proses regenerasi sel dan perbaikan jaringan tubuh. Dalam jangka panjang, mekanisme ini dipercaya dapat membantu memperlambat proses penuaan, meskipun penelitian lanjutan pada manusia masih diperlukan.

Siapa yang Sebaiknya Tidak Berpuasa?

Meskipun puasa memiliki manfaat, tidak semua pengidap diabetes dianjurkan untuk menjalaninya. Pengidap diabetes dengan kadar gula darah rata-rata di atas 300 mg/dL atau yang pernah mengalami hipoglikemia berat dalam beberapa bulan terakhir sebaiknya tidak berpuasa.

Selain itu, penderita diabetes yang bergantung pada insulin atau obat tertentu perlu sangat berhati-hati. Asupan makanan yang jauh berkurang dapat memicu hipoglikemia, yang ditandai dengan gejala seperti jantung berdebar, mudah marah, gemetar, keringat berlebih, hingga rasa dingin mendadak.

BACA JUGA:Puasa Sebelum Tes Gula Darah Ini Durasi dan Alasannya

BACA JUGA:Puasa Ramadan untuk Pengidap Hipertensi Tetap Aman dengan Pola Hidup Sehat

Tips Aman Berpuasa bagi Pengidap Diabetes

Agar puasa tetap aman dan tidak menimbulkan komplikasi, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Konsultasi dengan dokter

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: