Keluarga Sesalkan Aksi Penembakan oleh Oknum Polisi di OKU yang Menewaskan Padly Terduga Pelaku Perusakan!
Keluarga Padly, warga Baturaja OKU, menyesalkan penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi hingga menyebabkan korban tewas-Photo: Eris Munandar/okes.news-
BACA JUGA:OKU Timur Siap Tampilkan Budaya Lokal di Festival Literasi Sumsel 2025
BACA JUGA:Komitmen Pencegahan Kekerasan di Sekolah, OKU Timur Raih Rekor MURI di Hari Sumpah Pemuda
“Dari media sosial juga ditemukan unggahan berisi ujaran kebencian terhadap Polri, bahkan ancaman pembunuhan terhadap anggota,” ungkap Kapolres sambil menunjukkan tangkapan layar akun milik Padly.
Pagi harinya, tim gabungan Satreskrim bergerak melakukan penangkapan. Namun saat didekati tiga anggota, Padly disebut melakukan perlawanan sambil menantang petugas.
“Dia sempat berkata: ‘Tangkaplah, kalau melawan ku kapak!’ sambil memegang benda bulat hitam dan sebilah badik di pinggang,” terang Kapolres.
Petugas sempat memberi tembakan peringatan ke udara, tapi situasi memanas.
“Karena mengancam keselamatan, anggota menembak dua kali — mengenai perut dan bahu kiri,” jelasnya.
Padly langsung dilarikan ke rumah sakit dibantu warga dan anggota TNI, namun nyawanya tidak tertolong.
Pihak kepolisian kini masih menyelidiki kebenaran dugaan gangguan kejiwaan korban, sementara keluarga menuntut transparansi dan keadilan atas peristiwa yang mereka sebut “penembakan yang tidak perlu”.*
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: