Kurir Paket di OKU Nyaris Tewas Ditikam Konsumen COD

Kurir Paket di OKU Nyaris Tewas Ditikam Konsumen COD

Ilustrasi: Kurir paket di OKU ditikam pelanggan COD akibat perselisihan pembayaran.-istimewa-

BATURAJA, OKES.NEWS -  Geger warga  di Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Dikejutkan dengan kejadian penikaman yang terjadi wilayah tersebut. Sabtu, 3 Januari 2026 .

Seorang kurir paket bernama Arif menjadi korban penusukan oleh pelanggan sistem Cash On Delivery (COD) hingga mengalami luka serius di bagian leher dan dada.

Pelaku berinisial SO, seorang remaja warga Desa Martajaya Dusun Trimukti RT 03 RW 02 Blok C, Kecamatan Lubuk Raja, akhirnya berhasil diamankan oleh Polsek Lubuk Raja pada Senin, 5 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Lubuk Raja Ipda Indra Gunawan menjelaskan, pelaku diamankan setelah pihak kepolisian bersama Bhabinsa melakukan pendekatan kepada keluarga pelaku.

“Pelaku SO telah menyerahkan diri didampingi pihak keluarga dan saat ini sudah diserahkan ke Polres OKU untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Ipda Indra Gunawan kepada media.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem di OKU, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Sebagian Besar Sumsel

BACA JUGA:Tenggelam di Semidang aji OKU, Buruh Harian Asal Musi Rawas Tewas Terseret Arus Sungai

Peristiwa penusukan tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat itu, korban Arif, warga Dusun Unit I Kecamatan Lubuk Raja, tengah menjalankan tugasnya sebagai kurir dengan mengantarkan paket pesanan pelaku ke rumahnya.

Namun, setibanya di lokasi, pelaku menyatakan bahwa barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan dan menolak melakukan pembayaran. 

Meski demikian, korban tetap menagih biaya jasa pengantaran karena merasa telah melaksanakan kewajibannya sebagai kurir.

“Di situlah terjadi adu mulut antara korban dan pelaku, hingga akhirnya terjadi penusukan,” ungkap salah satu warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut.

Akibat penyerangan itu, korban mengalami luka tusuk serius di bagian leher dan dada, hingga mengalami pendarahan hebat.

 Korban sempat mendapatkan perawatan awal di Klinik Rawat Inap Batumarta Dua sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk penanganan medis lanjutan.*

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: