77 Desa Masih Blank Spot, Diskominfo Usulkan Pembangunan BTS
Kepala Dinas Kominfo OKU Selatan, Zakiah, SE., MM. -Hos-
OKES.NEWS- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) terus melakukan berbagai upaya untuk memperluas jangkauan layanan telekomunikasi, khususnya di wilayah-wilayah yang hingga kini masih mengalami blank spot.
Berdasarkan data terbaru, terdapat sekitar 77 desa di OKU Selatan yang belum menikmati akses jaringan telekomunikasi secara maksimal.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Pemkab OKU Selatan secara konsisten menjalankan langkah-langkah strategis, mulai dari pendataan wilayah tanpa sinyal, koordinasi dengan lintas instansi, hingga menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat serta perusahaan penyedia layanan telekomunikasi.
Kepala Dinas Kominfo OKU Selatan, Zakiah, SE., MM, menegaskan bahwa keterbatasan jaringan telekomunikasi menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
BACA JUGA:RayNeo X3 Pro Debut di CES 2026, Kacamata AR Bisa Internet Sendiri Pakai eSIM
BACA JUGA:Internet OPD Disatukan, Pemkab OKU: Tidak Ada Lagi Belanja Akses Internet Mandiri!
Menurutnya, akses komunikasi dan internet saat ini merupakan kebutuhan penting masyarakat, terutama dalam menunjang pelayanan publik, sektor pendidikan, layanan kesehatan, serta pengembangan ekonomi berbasis digital.
“Sebanyak 77 desa yang masih tergolong blank spot terus kami upayakan agar segera memperoleh layanan jaringan. Diskominfo secara berkala melakukan pemetaan wilayah dan mengajukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, baik melalui program pemerintah pusat maupun kerja sama dengan operator seluler,” ujar Zakiah.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengusulkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) serta peningkatan kualitas jaringan di sejumlah wilayah prioritas, terutama desa-desa terpencil dengan kondisi geografis yang cukup menantang.
“Dengan upaya bertahap ini, kami berharap seluruh desa di OKU Selatan nantinya dapat menikmati akses jaringan yang memadai dan merata, sehingga kesenjangan informasi antarwilayah dapat diminimalisir,” tambahnya.
BACA JUGA:Motorola Razr Fold Bocor di Internet, Begini Tampilan dan Fitur Andalannya
BACA JUGA:Gelar Reses, Serap Aspirasi Masyarakat Soal Internet dan Fasilitas Pendidikan
Pemkab OKU Selatan pun optimistis, melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak swasta, persoalan blank spot dapat dikurangi secara signifikan.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi digital sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: