Dana Desa Anjlok Lebih 50 Persen, Pembangunan Fisik Terancam
Kepala Desa Gunung Sugih, Sunarso, S.Kom., S.H., CMSP. -Istimewa-
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Dengan anggaran yang terbatas, pemerintah desa terpaksa menyusun ulang skala prioritas agar kebutuhan paling mendasar masyarakat tetap terpenuhi.
Meski menghadapi keterbatasan, Pemerintah Desa Gunung Sugih tidak tinggal diam. Sunarso menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dan mencari solusi demi kemajuan desa.
“Sejak awal saya pulang kampung memang untuk membangun desa. Ada atau tidak ada Dana Desa, kita tetap harus semangat dan berinovasi,” tegasnya.
BACA JUGA:Audiensi ke DJPb Sumsel, Percepat Penyaluran Dana Desa Tahap II Non Earmark
BACA JUGA:Pemdes Bumi Agung Jaya Salurkan BLT Dana Desa Tahap II kepada 33 KPM
Berbagai langkah strategis pun ditempuh, mulai dari aktif mengajukan proposal pembangunan ke instansi tingkat kabupaten dan provinsi, hingga menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami terus mengusulkan program ke pemerintah daerah maupun provinsi. Selain itu, semangat gotong royong juga terus kami galakkan,” katanya.
Ia meyakini bahwa kolaborasi serta partisipasi warga menjadi faktor penting agar pembangunan desa tidak sepenuhnya bergantung pada Dana Desa.
Meski berupaya beradaptasi dengan kondisi yang ada, Sunarso berharap kebijakan terkait Dana Desa ke depan dapat memberikan kepastian yang lebih jelas dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
BACA JUGA:Panen Perdana Sawit BUMDes di OKU, Bupati Teddy Tekankan Transparansi Dana Desa
BACA JUGA:Dana Desa Tahap II, Warga Kompak Bangun Jalan, Jembatan, dan Drainase
“Kalau Dana Desa terus jadi polemik, mungkin lebih baik pembangunan langsung ditangani kabupaten, provinsi, atau pusat. Desa cukup mengusulkan saja,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan pemerintah desa terhadap dinamika kebijakan anggaran yang berpengaruh besar pada perencanaan pembangunan di tingkat desa.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Desa Gunung Sugih menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Bagi Sunarso, semangat pengabdian serta inovasi harus terus dijaga, meskipun dukungan dana tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: