Program Bupati OKU

Misteri Kematian Warga OKU Selatan Diusut, Polisi Bongkar Makam

Misteri Kematian Warga OKU Selatan Diusut, Polisi Bongkar Makam

Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) bersama Tim Kedokteran Forensik Polda Sumsel melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam terhadap seorang warga yang diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan. -(Foto: Istimewa)-

OKU, OKES.NEWS  - Polda Sumatera Selatan melalui Polres Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) bersama Tim Kedokteran Forensik Polda Sumsel melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam terhadap seorang warga yang diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Tempat Pemakaman Umum Desa Nagar Agung, Kecamatan Buay Runjung, Kabupaten OKU Selatan, Selasa (2/6/2026).

Tindakan ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari penerapan metode Scientific Crime Investigation (SCI) untuk memperoleh bukti ilmiah yang dapat mendukung proses penyidikan. 

Langkah ini juga bertujuan memastikan penanganan perkara berjalan secara profesional, objektif, dan transparan.

BACA JUGA:Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG, Ini Profil dan Jejak Kariernya

Jenazah yang diekshumasi merupakan korban berinisial E (46), warga Desa Nagar Agung. 

Sebelumnya, korban dilaporkan meninggal dunia dan diduga terkait kasus pembunuhan atau pengeroyokan sebagaimana tercantum dalam laporan polisi yang dibuat pada 25 April 2026.

Proses pembongkaran makam dilakukan guna memastikan penyebab kematian korban melalui pemeriksaan medis forensik. 

Hasil autopsi nantinya akan menjadi salah satu alat bukti penting untuk memperkuat pembuktian dalam perkara yang sedang ditangani penyidik.

Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana memimpin langsung pengamanan kegiatan tersebut. 

Sebelum pelaksanaan ekshumasi, seluruh personel yang terlibat mengikuti apel kesiapan pada pukul 08.00 WIB yang melibatkan anggota Satreskrim, Samapta, Intelkam, dan personel Polsek jajaran.

Sekitar pukul 08.30 WIB, proses pembongkaran makam dimulai dengan pengamanan ketat di sekitar lokasi. 

Area pemeriksaan disterilkan menggunakan garis polisi dan ditutup dengan tenda guna menjaga ketertiban serta menghormati jalannya proses medis.

BACA JUGA:Wabup OKU Buka Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: