Mensos Risma Ingin Mental Warga Yapen Papua Seperti Warga Surabaya

Mensos Risma Ingin Mental Warga Yapen Papua Seperti Warga Surabaya

Mensos Risma saat berkunjung ke Distrik Skouw untuk memberikan bantuan masyarakat perbatasan. Foto: BNPPRI --

OKES.NEWS-  Ini kunjungan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang bekesan, yaitu ke Kabupapetan Kepualauan Yapen Papua

Mensos singgah di Kampug Skouw, disrrik Muar Tami 31 Mei 2023. Sebuah daerah petabtas RI dengan Papua Nuigini.

Mensos di dampingi tenaga ahli Mensos Bidang Rehabilitasi Sosial Dr Benhuh Tomi Mano MM menyerahkan ternak babi 1000 ekor, ayam petelur 800 ekor dan 1000 pakakain dan PJUTS Penerangan jalan umum tenaga surya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis di Gereja Karnel Kampung Skouw. Dan mereka mengucapkan terimakasih kepada Mensos dan pemerintahan Jokowi.

Jadi kalau ditotal bantuan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat setempat Kabupaten Yapen adalah 2 Miliar rupiah.

Kepada masyarakat warga Yapen Risma, memberikan wejangan agar bisa hidup mandiridan berdaya. Dia ingin warga Yapen seperti warga Surabaya.

''Dulu saat saya menjadi Walikota Surabaya, penduduk miskinnya mencapai 32 persen, nah waktu saya meninggalkan Surabaya untuk menjadi menteri, yang miskin tersisa 4 persen. Mereka saya penuhi kebutuhannya untuk bisa mandiri,''jelas Mensos Risma.

BACA JUGA:Temuan BPK Rp 1 M lebih, Teddy Ingatkan Kepala OPD

Sekarang banyak dari mereka yang dulu miskin sekarang menjadi kaya. ''Bapak ibu harus semangat seperti mereka yang di Surabaya," ujar Mensos Risma saat membuka sambutan dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat Kabupaten Yapen.

Di Yapen katanya, banyak potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, salah satunya budidaya rumput laut. Mensos menjelaskan sewaktu dirinya dalam perjalanan dinas menuju Waropen sempat diminta mampir oleh ibu-ibu di Yapen untuk melihat budidaya rumput laut. 

BACA JUGA:Pecinta Alam Se OKU Galang Bantuan, Kesini Tujuannya

Dari kunjungan singkat tersebut Mensos Risma melihat celah untuk mengembangkan dan memasarkannya sebagai langkah untuk pemberdayaan masyarakat miskin.

"Saya waktu ke Waropen sempat diminta mampir oleh ibu-ibu, melihat rumput laut. Saya bawa contohnya untuk saya lab-kan dan hasilnya bagus," ujar Risma.

Mensos Risma mendorong agar budidaya rumput laut terus dikembangkan karena pasarnya luas dan permintaan yang tinggi. Tentu saja dengan kualitas yang bagus. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: