Nikuba Tak Butuh Pemerintah Lantaran Merasa Dikucilkan

Nikuba Tak Butuh Pemerintah Lantaran Merasa Dikucilkan

--

Nikuba Tak Butuh Pemerintah Lantaran Merasa Dikucilkan

 

OKES.NEWS - PENEMU alat yang dapat mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan bernama Nikuba, Aryanto Misel sepertinya sudah kesal dengan pemerintah.

Bahkan, dalam wawancara televisi dan diunggah di media sosial pada akun Instagram bernama Undercover, Aryanto Misel menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan bantuan pemerintah terkait pengembangan inovasinya. Yaitu alat bernama Nikuba yang dapat mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan. 

Aryanto mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah yang dianggap telah mengucilkannya dan menyatakan bahwa ia tidak membutuhkan bantuan mereka.

“Saya tidak butuh mereka. Saya sudah dibantai habis. Tidak mau,” ungkap Aryanto dikutip, Minggu (9/7/2023).

Setelah inovasinya viral di Italia, alat Nikuba mendapat perhatian dari sejumlah pabrikan otomotif asal Italia. 

BACA JUGA:Semenit yang lalu, Kode Redeem ML Aktif Terbaru Rabu, 12 Juli 2023, Sekarang!

BACA JUGA:WARTAWAN PERANG

Bahkan, pabrikan otomotif tersebut telah melakukan perjanjian kerja sama dengan tim Nikuba, untuk menjadi penyedia sumber energi bagi Ferrari dan Lamborghini.

Aryanto berencana mendanai risetnya melalui kerjasama dengan pihak asing yang tertarik dengan temuannya.

Dan Aryanto ingin mengembangkan riset tersebut tanpa bantuan dari siapapun. “Saya mau saya tawarkan dengan harga Rp15 miliar,” imbuh Aryanto.

BACA JUGA:Hari Ini, Lindawati Dilantik Jadi Rektor Universitas Baturaja Perguruan Tinggi di OKU'

Sementara itu, Deni Shidqi Khaerudini, seorang peneliti di Pusat Riset Material Maju Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bahwa Nikuba bukanlah alat penghasil hidrogen sebagai pengganti bahan bakar kendaraan, melainkan alat yang dapat menghemat bahan bakar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: