MIRIS! Ayah Setubuhi Anak Kandung Sejak SD hingga Korban Trauma, KEjadian di OKU TImur Sumsel

MIRIS! Ayah Setubuhi Anak Kandung Sejak SD hingga Korban Trauma, KEjadian di OKU TImur Sumsel

ilustrasi-foto ist-

Ayah Kandung di OKU Timur Menyetubuhi Anak Kandung 

OKU TIMUR-OKES.NEWS, Seorang ayah yang ditangkap karena diduga menyetubuhi anak kandungnya yang masih di bawah umur. 

Mirisnya, hal itu dilakukannya bertahun-tahun.Kejadian ini terjadi di Kecamatan Bunga Mayang dan ditangani oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU Timur (Ogan Komering Ulu Timur), Sumsel.

Tersangka, yang disebutkan dengan inisial "Iw" (33 tahun), diduga melakukan perbuatan tersebut selama beberapa waktu, bahkan sejak anaknya yang juga disebut dengan inisial "YA" masih duduk di kelas IV SD.

Informasi ini berasal dari laporan yang diajukan oleh ibu kandung korban, "S" (33 tahun), yang melapor ke Polres OKU Timur.

BACA JUGA:Uang Habis Hubungan Kandas, Polisi Serse Gadungan di Palembang Tipu Mahasiswi

Kasat Reskrim Polres OKUT, AKP Hamsal SH MH, mengungkapkan bahwa setelah melakukan pemeriksaan, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku. 

"Pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku bahwa perbuatan terakhir terjadi pada tanggal 15 Juni 2023 malam, di rumah mereka," ungkapnya.


Tersangka saat diamankan di Mapolres OKU Timur. foto ist--

Korban, "YA", mengalami trauma akibat perbuatan ayahnya dan merasa takut. "Pelaku juga diduga mengancam korban untuk tidak berbicara dengan orang lain, dengan ancaman bahwa korban akan dibunuh jika berbicara," sambung Kasat Reskrim.

Kasus seperti ini, lanjut AKP Hamsal, adalah serius dan melibatkan pelanggaran anak di bawah umur.

 BACA JUGA:Maria Ozawa (Miyabi) Ungkap Penyesalannya Semasa Berkarir di Dunia AV, Hingga Ditawar oleh Miliyader

Pihak berwenang akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengambil langkah-langkah hukum yang sesuai terhadap pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.

“Sebab, pelaku juga mengancam korban untuk tidak bicara dengan yang lain, atau akan dibunuh,” ujarnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: