Dinosaurus Baru Ditemukan di Mongolia, Punya Cakar Raksasa yang Terawetkan Sempurna

Tim paleontolog dari Hokkaido University yang dipimpin oleh Yoshitsugu Kobayashi mengumumkan penemuan spesies dinosaurus baru di Gurun Gobi, Mongolia (Foto Masato Hattori)--
OKES.NEWS - Tim peneliti dari Hokkaido University yang dipimpin oleh Yoshitsugu Kobayashi baru saja menemukan dinosaurus baru di Gurun Gobi, Mongolia.
Dinosaurus yang dinamai Duonychus tsogtbaatari ini punya keunikan yang luar biasa, yaitu cakar terbesar yang pernah ditemukan dalam kondisi masih utuh. Penemuan keren ini dipublikasikan dalam jurnal iScience tahun 2025.
Cakar Monster dengan Selubung Keratin Asli
Yang bikin fosil ini makin luar biasa adalah cakarnya yang sepanjang 30 cm dan masih punya selubung keratin asli!
Biasanya, keratin bakal cepat terurai, jadi menemukan yang masih utuh seperti ini adalah sesuatu yang super langka. Selubung ini bikin cakarnya jadi lebih panjang lebih dari 40%, memberikan gambaran lebih akurat soal ukuran dan kegunaannya.
BACA JUGA:Penemuan Mengejutkan Hiu yang Bisa Bersuara Ilmuwan Dibuat Kaget!
Dinosaurus dengan Dua Jari, yang Pertama di Keluarganya
Duonychus tsogtbaatari hidup sekitar 90 juta tahun lalu di periode Kapur Akhir dan termasuk dalam kelompok therizinosaur, sejenis theropoda yang bentuk tubuhnya unik. Yang bikin makin menarik, kebanyakan therizinosaur punya tiga jari, tapi spesies ini cuma punya dua! Ini pertama kalinya ditemukan therizinosaur dengan fitur seperti ini, yang kemungkinan berkembang buat tujuan tertentu, kayak meraih makanan atau bertahan dari serangan.
Mirip Kukang Raksasa!
Dinosaurus ini kira-kira setinggi tiga meter dan beratnya sekitar 270 kilogram. Walaupun kelihatan sangar dengan cakarnya yang gede, para ilmuwan yakin kalau Duonychus tsogtbaatari ini sebenarnya herbivora atau omnivora. Bentuk tubuhnya yang unik—leher panjang, badan gemuk, kepala kecil, dan cakar super besar—bikin dia sering dibandingkan dengan kukang modern atau bahkan karakter fiksi seperti Edward Scissorhands.
BACA JUGA:Yangwang U7 Resmi Meluncur di China, Sedan Mewah dengan Performa Gahar
Petunjuk Baru tentang Adaptasi Dinosaurus di Gurun
Penemuan ini nggak cuma membantu kita memahami evolusi therizinosaur, tapi juga memberi wawasan tentang cara mereka bertahan di lingkungan gurun yang kering. Fosil Duonychus tsogtbaatari ini sebenarnya sudah ditemukan sejak 2012, tapi baru sekarang resmi dideskripsikan setelah penelitian panjang lebih dari satu dekade. Dengan temuan ini, para ilmuwan bisa lebih paham gimana dinosaurus bertahan hidup di ekosistem ekstrem seperti Gurun Gobi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: