Gandeng CIFOR-ICRAF Susun Strategi 30 Tahun Lindungi Gambut

Gandeng CIFOR-ICRAF Susun Strategi 30 Tahun Lindungi Gambut

Gandeng CIFOR-ICRAF Susun Strategi 30 Tahun Lindungi Gambut-Istimewa-

SUMSEL -OKES.NEWS-Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banyuasin tengah menyiapkan dokumen strategis jangka panjang untuk melindungi dan mengelola ekosistem gambut seluas ±563 ribu hektare.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Konsultasi Publik Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) 2026–2055.

Sebagai wilayah dengan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) terluas kedua di Sumatera Selatan, Banyuasin memegang peran penting dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), perlindungan cadangan karbon, serta pencapaian target pembangunan rendah karbon.

Konsultasi publik ini menjadi tahapan krusial sebelum finalisasi dokumen sekaligus memastikan sinkronisasi dengan RPPEG Provinsi Sumatera Selatan 2024–2053.

BACA JUGA:Titik Hotspot Karhutla Terpantau di Kawasan Puslatpur Omiba OKU

BACA JUGA:Karhutla Sumsel Capai 1.400 Hektare, OKU Selatan Satu-Satunya Zona Hijau

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan regulasi dan intervensi strategis untuk menjaga kelestarian gambut.

Upaya yang ditempuh meliputi penguatan tata kelola lingkungan, rehabilitasi mangrove, serta pengembangan lahan pertanian yang terintegrasi.

Program pengelolaan gambut juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan.

Pemerintah daerah menargetkan pengembangan sekitar 80 ribu hektare lahan gambut menjadi lahan pertanian produktif dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Meski begitu, Erwin optimistis risiko dapat ditekan melalui koordinasi lintas sektor dan penerapan teknologi ramah lingkungan.

BACA JUGA:Sulit Terjangkau, Titik Api Karhutla Terpantau di OKU

BACA JUGA:Ajak Seluruh Elemen Lakukan Pencegahan Karhutla

“Dengan koordinasi yang baik, kami yakin target ketahanan pangan bisa tercapai tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” kata Erwin

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: