Program Bupati OKU

Dorong Literasi Anak, Warga Minta Perpustakaan Keliling Lebih Merata

Dorong Literasi Anak, Warga Minta Perpustakaan Keliling Lebih Merata

Dorong literasi anak, warga minta Perpustakaan Keliling lebih merata. -Hos-

“Program ini sangat baik, tetapi jangan hanya menjangkau beberapa sekolah saja. Masih banyak daerah lain yang juga membutuhkan,” ujar salah satu warga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat menyusun jadwal kunjungan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sehingga seluruh sekolah, termasuk di daerah terpencil, dapat memperoleh akses literasi yang setara.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan OKU Selatan, Syaripudin, SE., M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas sekaligus memperluas jangkauan program. 

Ia mengakui masih adanya keterbatasan, baik dari segi armada maupun sumber daya manusia.

BACA JUGA:Perpustakaan Keliling OKU Selatan Diminati Siswa, Dorong Minat Baca Sejak Dini

BACA JUGA:Tumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini, Kunjungi Perpustakaan OKU Selatan

“Kami menerima masukan dari masyarakat. Saat ini program masih dalam tahap pengembangan, sehingga belum semua sekolah dapat terlayani secara optimal,” jelasnya, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, konsep “jemput bola” melalui perpustakaan keliling merupakan langkah awal untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar. 

Ke depan, pihaknya berencana menambah intensitas kunjungan serta memperluas wilayah layanan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Selain itu, dinas juga mendorong sekolah untuk memaksimalkan fungsi perpustakaan yang sudah ada serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung peningkatan literasi di daerah.

Program ini diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam membentuk generasi yang gemar membaca. 

BACA JUGA:Tumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini, Kunjungi Perpustakaan OKU Selatan

BACA JUGA:Perpustakaan Keliling OKU Selatan Diminati Siswa, Dorong Minat Baca Sejak Dini

Dengan evaluasi dan perbaikan secara terus-menerus, masyarakat berharap perpustakaan keliling dapat menjadi solusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan di OKU Selatan.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama agar program literasi ini berjalan lebih efektif dan merata, sehingga seluruh pelajar dapat merasakan manfaatnya tanpa terkecuali.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: