Jemaah Haji Kloter 1 Sujud Syukur Begitu Tiba di Debarkasi Palembang
Jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Palembang langsung sujud syukur usai landing di Bandara Internasional SMB II Palembang, Selasa pagi (2/6). Tidak sedikit pula yang berlinang air mata begitu turun dari pesawat Saudia Airlines.--
SUMSEL - Jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Palembang langsung sujud syukur usai landing di Bandara Internasional SMB II Palembang, Selasa pagi (2/6). Tidak sedikit pula yang berlinang air mata begitu turun dari pesawat Saudia Airlines.
Jemaah haji Kloter 1 ini berasal dari Kabupaten OKU Timur. ”Alhamdulillah sudah tiba dengan selamat. Di sana (Arab Saudi) juga alhamdulillah semuanya enak, pelayanan, hotel, makan, semuanya dilayani dengan baik. Saya merasa sampai tidak mau pulang," ucap H Hamdan (63).
Sementara Hj Nia (42) mengungkapkan pelayanan haji oleh petugas haji dan Kementerian Haji dan Umrh dirasa sangat memuaskan.
"Semuanya baik, makan, kesehatan, penginapan, semua dilayani dengan baik. Semoga ke depannya lebih baik lagi dari tahun ini," harapnya.
Nurkasih, warga Kecamatan Belitang II, mengungkapkan dirinya sangat senang bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.
BACA JUGA:Jaga Toleransi dan Kerukunan, Polisi Amankan Perayaan Waisak
"Alhamdulillah saya bisa ke Tanah Suci. Semoga bisa ke sana lagi, dan anak cucu keturunanku juga. Pokoknya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, saya sangat senang," kenangnya.
Selama di Tanah Suci, dirinya sangat dipermudah dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji.
"Alhamdulillah semua prosesnya dipermudah. Yang penting jangan lupa, jaga kesehatan dan fisik supaya fokus beribadah," pesannya.
Saat ditanya terkait pelayanan, Nurkasih juga menyatakan kepuasannya terhadap layanan Kementerian Haji dan Umrah.
"Semua pelayanan sangat baik, makan cukup, tidak kurang. Hotel dan lainnya semua dilayani dengan baik," tegasnya.
Pergi dan pulang dalam keadaan sehat merupakan suatu berkah, mengingat kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi selama rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Bahkan suhu menyentuh 47 derajat Celsius, membuat jemaah haji tawaf sambil menggunakan payung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
