Remaja di Palembang Membuat Sejarah, Luar Biasa Raih Skor CAT Tertinggi dalam Seleksi Poltekip dan Poltekim

Peserta calon taruna Poltekip dan Poltekim Kumham calon taruna yang akan diterima adalah yang terbaik dari yang terbaik.--
OKES.NEWS. Ini seejarah baru. Seorang remaja pria asal Palembang bernama Muhammad Agung Riyadi Wijaya telah meraih skor Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tertinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) .
Agung Riyadi mengikuti ajang Seleksi Calon Taruna/Taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) Kumham yang berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Ya, Agung berhasil mencatatkan skor CAT total 495, dengan rincian nilai 120 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 165 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 210 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Skor tertinggi tersebut diraih setelah Agung mencoba tes seleksi untuk kelima kalinya.
Siswa ini mengaku sebelumnya telah mencoba seleksi calon taruna selama 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2019, tetapi selalu gagal pada tahap SKD.
Namun, dia merasa bersyukur karena pada tes Poltekim tahun ini, nilai CAT yang dia peroleh memuaskan. Agung berharap bisa lulus hingga tahap akhir dan bergabung sebagai taruna di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Menurut Kepala Divisi Administrasi, Idris, selaku Ketua Panitia Daerah pelaksanaan SKD, mengonfirmasi bahwa skor CAT peserta akan melewati tahap pemeringkatan secara nasional.
Ia menjelaskan bahwa peserta seleksi Poltekip dan Poltekim di Sumatera Selatan berjumlah 1.003 orang dari total 20.662 peserta seluruh Indonesia.
BACA JUGA:UKK Imigrasi Baturaja Dapat Lahan Hibah, Begini Harapan Kanwil Kemenkumham
seleksi catar Poltkip dan Poltekim Kemenkumham dilakukan serentak seluruh Indonesia --
Karena kuota calon taruna yang dibutuhkan dari formasi umum terbatas, yaitu 225 untuk Poltekip dan 300 untuk Poltekim, peluang untuk lolos seleksi sangat sulit.
Meskipun demikian, Idris tetap berharap banyak peserta dari Sumatera Selatan (Sumsel) yang meraih skor tinggi dan dapat masuk dalam peringkat nasional.
Di tempat teroisah Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ilham Djaya, terus memberikan edukasi tentang budaya akuntabilitas dan anti korupsi kepada calon taruna.
Ia menekankan pentingnya tidak percaya pada informasi yang menjanjikan diterima dengan cara yang tidak baik.
Kakanwil Ilham memberikan motivasi kepada peserta bahwa upaya dan doa yang telah mereka lakukan akan memberikan hasil terbaik, dan calon taruna yang akan diterima adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: