Trailer Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Resmi Rilis, Luna Maya Tampil Lebih Kelam

Trailer Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Resmi Rilis, Luna Maya Tampil Lebih Kelam

Luna Maya tampil lebih kelam di Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.-Instagram @lunamaya-

OKS.NEWS - Soraya Intercine Films secara resmi merilis trailer perdana untuk proyek terbaru dalam semesta film Suzzanna yang berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film ini menandai perubahan arah cerita dengan nuansa yang lebih suram, emosional, dan penuh konflik batin dibandingkan seri sebelumnya.

Dalam trailer tersebut, Luna Maya kembali dipercaya menghidupkan karakter ikonik Suzzanna. Namun, kali ini sosok Suzzanna tampil jauh lebih gelap, dikuasai amarah dan dendam yang mendalam.

Ia tidak lagi digambarkan sebagai makhluk supranatural seperti Sundel Bolong atau Kutilanak, melainkan sebagai manusia yang terjerumus ke dalam sisi kelam akibat luka batin yang tak tertahankan.

Alur cerita berawal dari kematian ayah Suzzanna yang tewas akibat santet kiriman Bisman (Clift Sangra), seorang penguasa desa yang serakah dan bengis. Tragedi tersebut menjadi titik balik yang membakar kemarahan Suzzanna hingga mendorongnya mempelajari ilmu hitam demi membalas perbuatan tersebut.

BACA JUGA:Prilly Latuconsina Terima 30 Ribu Connection Request Usai Aktifkan Open to Work

Luna Maya mengungkapkan bahwa versi Suzzanna kali ini terasa seperti kelahiran kembali dari energi gelap. Ia memerankan sosok perempuan yang mengalami tekanan, kekerasan, dan ketidakadilan, hingga akhirnya menjadikan santet sebagai bentuk perlawanan.

Menurut Luna, karakter ini sangat berbeda dari film Suzzanna sebelumnya dan menjadi tantangan sekaligus fase penting dalam perjalanan aktingnya.

Konflik cerita semakin rumit dengan kehadiran Pramuja (Reza Rahadian), seorang pria religius yang menaruh cinta pada Suzzanna. Penonton akan diajak menyelami pergulatan batin Suzzanna dalam memilih antara menuntaskan dendam melalui jalan gelap atau meninggalkan semua itu demi cinta dan kembali ke jalan yang benar.

Reza Rahadian mengaku tertarik bergabung dalam film ini karena kekuatan narasi serta pendalaman karakter yang ditawarkan. Ia menilai pertemuan dua dunia yang saling bertentangan—nilai keagamaan dan praktik santet—memberikan warna baru yang segar dalam semesta Suzzanna.

Dari segi visual, film ini menghadirkan peningkatan kualitas yang signifikan. Soraya Intercine Films memadukan riasan prostetik dengan teknologi CGI mutakhir.

Tim produksi melakukan riset mendalam dengan menelaah arsip film-film Suzzanna klasik, lalu membangun visual wajah digital yang diaplikasikan secara detail pada Luna Maya di tahap pascaproduksi, tanpa menghilangkan ekspresi emosionalnya.

BACA JUGA:Khaby Lame Lepas Saham USD 900 Juta, Deal Rp15 Triliun Ini Ubah Wajah Ekonomi Kreator Dunia

Produser Sunil Soraya menyampaikan bahwa film ini mengangkat isu penindasan oleh penguasa serta batas tipis antara dosa dan ketidakbersalahan, tema yang dinilainya relevan dengan realitas saat ini. Ia juga menjanjikan pengalaman sinematik yang lebih kuat dan berkelas dibandingkan film Suzzanna sebelumnya.

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, film ini turut diperkuat jajaran aktor lintas generasi seperti Djenar Maesa Ayu, Adi Bing Slamet, El Manik, Yatti Surachman, Iwa K, Nunung, Aziz Gagap, hingga Ence Bagus. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang di bioskop pada momen Lebaran 2026, menghadirkan perpaduan horor, aksi, dan drama dengan intensitas yang lebih mendalam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: