Kapolri Ajak Jaga Persatuan di Tengah Situasi Global yang Memanas
Kapolri Ajak Jaga Persatuan di Tengah Situasi Global yang Memanas-Istimewa-
SUMSEL - OKES. NEWS- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melaksanakan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Mapolda Sumsel, Sabtu (7/3).
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah, termasuk program penanaman jagung serentak dalam mendukung swasembada pangan.
“Terima kasih atas dukungan masyarakat sehingga program Presiden terkait penanaman jagung bisa berjalan dengan lancar. Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Kapolri juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh umat muslim di Sumsel.
“Saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Kami mewakili institusi Polri mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Suasana penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan bersama Kapolri di Mapolda Sumsel. Hadir Gubernur Sumsel H Herman Deru, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, tuan rumah Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, Forkopimda Sumsel, tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, pimpinan media, serta berbagai elemen masyarakat.
BACA JUGA:Kapolda Sumsel Berikan Instruksi ke Jajaran Jelang Kunker Kapolri
BACA JUGA:Lebih Memilih Bertani, Kapolri Tegaskan Sikap Menolak Polisi di Bawah Kementerian
Ia mengingatkan saat ini dunia sedang menghadapi dinamika global yang cukup mengkhawatirkan, khususnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Ia menyinggung konflik Palestina dan Gaza yang berkembang dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
“Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi kawasan global, regional, hingga dalam negeri. Karena dampaknya bisa menjalar ke berbagai sektor, termasuk ekonomi,” ujar lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 tersebut.
Salah satu kekhawatiran dunia adalah potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur strategis distribusi minyak dunia.
Jika konflik semakin meluas dan mengganggu jalur tersebut, maka harga minyak dunia berpotensi melonjak tajam. Hal itu dapat memberikan dampak terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:Gerbong Polda Sumsel Bergerak, Kapolri Rotasi Besar PJU dan Kapolres di Akhir 2025, Daftar Lengkap
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


