Program Bupati OKU

Polres OKU Bangun Sumur Bor Jadi Harapan Baru Hadapi Kemarau Panjang

Polres OKU Bangun Sumur Bor Jadi Harapan Baru Hadapi Kemarau Panjang

Polres Ogan Komering Ulu meresmikan pembangunan sumur bor bagi masyarakat Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Selasa (14/4/2026).-(Foto: Istimewa)-

BATURAJA, OKES.NEWS – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Ogan Komering Ulu meresmikan pembangunan sumur bor bagi masyarakat Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Selasa (14/4/2026).

Peresmian yang berlangsung di wilayah Polsek Baturaja Timur tersebut dipimpin langsung Kapolres OKU, Endro Aribowo, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres OKU dan personel setempat.

Program pembangunan sumur bor ini menjadi langkah konkret Polri dalam membantu masyarakat menghadapi potensi krisis air bersih, terutama menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi BMKG.

Warga setempat menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Samsudin, salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur. Sumur bor ini sangat membantu kami, terutama saat kesulitan air,” ujarnya.

BACA JUGA:Didukung Kemensos RI, Pemkab OKU Pacu Sekolah Rakyat Permanen

Hal serupa disampaikan Jumirah, warga lainnya, yang berharap sumur bor tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan.

Kapolres OKU Endro Aribowo menegaskan, pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Ke depan kita akan menghadapi musim kemarau yang lebih panjang. Oleh karena itu, melalui momentum Hari Bhayangkara, kami hadir memberikan solusi nyata berupa penyediaan air bersih,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres OKU dan pemerintah daerah, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Kapolres juga mengapresiasi jajaran Polsek Baturaja Timur yang dinilai aktif dalam kegiatan sosial. Menurutnya, kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat menjadi kunci terwujudnya program-program yang berdampak langsung.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian. Jika tidak ada kepekaan, kegiatan seperti ini tidak akan terwujud,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: