Perempuan Berkebutuhan Khusus Dirudapaksa hingga Enam Kali
--
SUMSEL, OKES.NEWS - Malang menimpa perempuan berkebutuhan khusus (difabel) berinisial H (45). Dia menjadi korban rudapaksa bahkan sampai enam kali.
Ironisnya, diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri. Terungkapnya kasus ini setelah kakak kandung korban berinisial R melihat rekaman kamera CCTV yang sengaja dipasang di rumah mereka.
"Awalnya ada warga yang memberi tahu kalau adik saya diduga dirudapaksa oleh dia (terlapor, red). Waktu itu saya tidak langsung percaya karena saya ingin memastikan terlebih dahulu," ujar R saat melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (19/6).
Untuk memastikan informasi tersebut, R kemudian memasang kamera CCTV di ruang tamu rumah mereka di Kecamatan Kemuning, Palembang. Ternyata, hasil rekaman CCTV membuatnya terkejut.
BACA JUGA:PLN ULP Lembayung Lahat Lakukan Peremajaan Konstruksi Jaringan di Pulau Pinang
Pada Selasa (16/6), saat mereka sedang tidak di rumah dan sang adik sendirian, terlapor masuk ke rumah.
“Ketika saya melihat rekaman CCTV, ternyata benar dia masuk dan melakukan perbuatan itu terhadap adik saya,” katanya.
R kemudian berusaha mengajak sang adik berbicara perlahan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Dari pengakuan adiknya, perbuatan tersebut bukan kali pertama dilakukan oleh terlapor.
"Adik saya memang memiliki kebutuhan khusus, tetapi jika diajak bicara pelan-pelan masih bisa memahami dan menjawab. Setelah saya bujuk untuk bercerita, adik saya mengaku perbuatan itu sudah dilakukan sebanyak enam kali oleh dia (terlapor, red)," ungkapnya.
BACA JUGA:Ribuan Warga OKU Meriahkan Pawai 1448 H
Tak terima, R berharap pihak kepolisian segera menangkap terlapor dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
"Laporan korban sudah kami terima dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui personel SPKT Ipda Ammar. (Bud/Kur/)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: