Dua Bocah Perempuan di Palembang Tenggelam di Bekas Galian Tanah
Dua Bocah Perempuan Tenggelam di Bekas Galian Tanah-(Foto: Istimewa)-
Dua Bocah Perempuan Tenggelam di Bekas Galian Tanah
SUMSEL, OKES.NEWS - Kolam bekas galian tanah yang ada di RT 1, RW 1, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarame, Palembang menelan korban jiwa. Dua bocah perempuan berusia 11 tahun ditemukan tenggelam di kolam tersebut, mereka masing-masing berinisial GP (11) dan JAP (11), keduanya warga Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.
Kejadiannya sendiri berlangsung Sabtu (20/6) sore. Awalnya, korban bersama sejumlah temannya pergi ke lokasi untuk berenang sekitar pukul 16.00 WIB.
"Menurut keterangan saksi, saat itu ada beberapa anak yang bermain dan berenang di kolam bekas galian tanah tersebut. Namun, karena kedua korban tidak bisa berenang, keduanya diduga tenggelam saat berada di kolam yang cukup dalam," ujar Kapolsek Sukarame, Kompol Alex Andriyan, Minggu (21/6).
Dijelaskan Kapolsek, bahkan salah seorang saksi yang merupakan kakak kandung salah satu korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga saksi berteriak meminta bantuan warga sekitar.
"Mendengar adanya teriakan minta tolong, warga langsung mendatangi lokasi dan bersama-sama melakukan pencarian dengan cara menyelam. Sekitar pukul 17.15 WIB, kedua korban berhasil ditemukan, namun sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri," katanya.
BACA JUGA:Puting Beliung Terjang Dua Desa di Kecamatan Jarai
Kedua korban kemudian dievakuasi ke rumah warga sebelum dibawa ke Rumah Sakit Sukajadi Palembang. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia.
Kompol Alex menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban."Dugaan sementara, kedua korban meninggal dunia akibat kehabisan oksigen karena tenggelam. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan meminta jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka," ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar perairan atau lokasi yang memiliki risiko tinggi demi mencegah kejadian serupa terulang kembali," tutupnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika danau tersebut memang kerap kali digunakan anak anak di wilayah sekitar untuk mandi dan berenang. Warga bahkan sering menegur anak-anak tersebut, karena kolam galian tersebut sangat dalam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





