Banner hut oku

Instalasi Air Tanah Dibangun Angin segar bagi Petani di OKU,

Instalasi Air Tanah Dibangun Angin segar bagi Petani di OKU,

Instalasi Air Tanah Hadir di OKU --

BATURAJA, OKES.NEWS – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyambut positif pembangunan jaringan instalasi air tanah yang merupakan dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi petani, khususnya mereka yang selama ini mengandalkan sistem sawah tadah hujan. Dengan ketersediaan sumber air alternatif, lahan pertanian diharapkan dapat memperoleh pasokan air yang lebih terjamin meski curah hujan menurun.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat saat meninjau langsung lokasi pembangunan instalasi air tanah di Desa Marga Bakti, Kecamatan Sinar Peninjauan.

Pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII.

"Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Tentu ini sangat membantu petani, apalagi di OKU banyak lahan sawah tadah hujan," ujar Teddy.

BACA JUGA:Polisi Amankan 51 Gram Sabtu dan 50 Ekstasi

Teddy mengatakan Kabupaten OKU memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor persawahan. Namun, persoalan ketersediaan air masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani, terutama ketika debit sungai mulai berkurang.

Menurutnya, keberadaan instalasi air tanah dapat membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian yang sebelumnya sangat bergantung pada hujan. Kondisi tersebut diharapkan membuat aktivitas bercocok tanam dan masa panen menjadi lebih terukur.

"Tentu dengan hasil meningkat, panen yang stabil akan langsung mendongkrak ekonomi keluarga petani. Apalagi fasilitas air dari sumur dalam ini juga boleh digunakan masyarakat saat dilanda kekeringan," terang Teddy.

Selain mendukung produktivitas pertanian, fasilitas tersebut memiliki manfaat sosial ketika masyarakat menghadapi kondisi kekeringan. Pemanfaatan sumber air yang tersedia diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau.

Di sisi lain, Bupati OKU meminta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) turut bertanggung jawab menjaga dan merawat fasilitas instalasi air tanah yang telah dibangun.

Menurut Teddy, pembangunan infrastruktur pertanian membutuhkan dukungan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Tolong dengan kesadaran tinggi kita jaga bersama. Jangan sampai bangunan yang sudah bagus ini tidak bermanfaat karena rusak atau tidak dirawat," tegasnya.

Teddy juga menyambut baik peluang tambahan bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan sektor pertanian di Kabupaten OKU. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait aktif menangkap setiap peluang program yang dapat memperkuat infrastruktur pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: