SMBR Siagakan 100 Ribu Liter Air per Hari, Dukung Relawan KOKAM Tangani Karhutla
SMBR siagakan 100 ribu liter air per hari, dukung relawan KOKAM tangani Karhutla.-SMBR-
PALEMBANG, OKESNEWS.COM - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) memperkuat dukungannya terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Selain menyiapkan pasokan air hingga 100 meter kubik atau 100 ribu liter per hari, perusahaan juga menyalurkan bantuan dana bagi tim relawan pemadam karhutla Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Sumatera Selatan.
Bantuan tersebut diserahkan pada 18 September 2026 di Kantor KOKAM Sumatera Selatan oleh Senior Manager of CSR PT Semen Baturaja Tbk, David Irwanto.
Dukungan dana itu ditujukan untuk membantu kebutuhan operasional para relawan yang terlibat langsung dalam upaya penanganan dan pemadaman karhutla di lapangan.
BACA JUGA:SMBR Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pameran HUT OKU ke-116
David mengatakan, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta kelompok relawan yang berada di garis depan saat terjadi kebakaran.
“SMBR menyadari bahwa penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, kami memberikan dukungan dalam bentuk dana kepada KOKAM Sumatera Selatan yang memiliki tim relawan yang terlibat dalam upaya pemadaman karhutla,” kata David.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menunjang kebutuhan operasional relawan sekaligus membantu kelancaran tugas mereka ketika berada di lokasi kebakaran.
Di sisi lain, SMBR juga menyiapkan dukungan sumber daya air dengan kapasitas hingga 100 m³ setiap hari.
BACA JUGA:SMBR Latih Warga Ring 1 Tangani Kebakaran dan Bencana
Pasokan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu penanganan karhutla berdasarkan kebutuhan dan hasil koordinasi dengan pihak terkait.
Dengan kapasitas tersebut, SMBR berpotensi menyediakan hingga 100.000 liter air per hari. Pemanfaatannya tetap dilakukan melalui koordinasi dengan pihak berwenang serta memperhatikan kebutuhan operasional perusahaan.
Menurut David, dukungan terhadap penanganan karhutla merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan, khususnya ekosistem yang berada di sekitar wilayah operasional.
Karhutla dinilai bukan hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan kualitas udara.
Kebakaran juga dapat merusak vegetasi, menghilangkan habitat serta mengancam keberadaan flora dan fauna yang menjadi bagian dari ekosistem.
“Yang kita lindungi dari ancaman karhutla bukan hanya lahan, tetapi juga ekosistem di dalamnya. Ada vegetasi, satwa, dan keanekaragaman hayati yang perlu kita jaga,” ujarnya.
David menambahkan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan SMBR terus mendorong kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap potensi karhutla.
Selama ini, SMBR juga menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
Sementara itu, bantuan kepada KOKAM Sumatera Selatan menjadi salah satu bentuk keterlibatan perusahaan dalam memperkuat peran masyarakat menghadapi ancaman karhutla.
SMBR turut mengapresiasi para relawan yang secara langsung turun ke lapangan untuk membantu proses pemadaman dan penanganan kebakaran.
“Para relawan memiliki peran penting dalam membantu penanganan karhutla. Kami mengapresiasi dedikasi mereka dan berharap dukungan yang diberikan SMBR dapat memberikan manfaat dalam menjalankan tugas di lapangan,” tambah David.
SMBR juga mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau.
Upaya pencegahan dinilai menjadi langkah penting untuk menekan risiko karhutla sekaligus melindungi lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Melalui dukungan sumber daya serta kerja sama dengan berbagai pihak, SMBR menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam penanganan karhutla sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di Sumatera Selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
