Banner hut oku

SenseCAP Watcher: Kamera AI Mini untuk Pantau Ruangan, Apa Saja Fungsinya?

SenseCAP Watcher: Kamera AI Mini untuk Pantau Ruangan, Apa Saja Fungsinya?

SenseCAP Watcher (Foto istimewa)--

OKES.NEWS - Kalau kamu mengira ini cuma kamera pengawas versi lucu, siap-siap salah sangka. SenseCAP Watcher dari Seeed Studio lebih pas disebut agen AI fisik yang bisa melihat, mendengar, lalu memutuskan sendiri harus ngapain.

Apa Itu SenseCAP Watcher?

SenseCAP Watcher adalah perangkat AI mini open-source dari Seeed Studio yang memantau ruangan lewat kamera dan suara, mengenali kejadian secara lokal, lalu mengirim notifikasi atau menjalankan otomatisasi lewat LLM. Perangkat ini terhubung lewat Wi-Fi dan Bluetooth, dan pertama kali meluncur pada 2024.

Soal harga, ada kabar yang cukup menarik. Banderolnya sempat dipangkas dari 99 dolar AS menjadi 69 dolar AS pada Maret 2025. Buat ukuran perangkat dengan chip AI khusus, layar sentuh, dan LLM di belakangnya, angka itu terbilang masuk akal.

Bedanya dengan CCTV Biasa: Kamu “Ngobrol”, Bukan Sekadar Merekam

Ini bagian yang menurut saya paling bikin beda. CCTV konvensional merekam semuanya, lalu kamu yang repot memutar ulang rekaman. Watcher berangkat dari logika terbalik: kamu tinggal bilang apa yang mau dipantau.

Misalnya “kabari kalau ada paket di depan pintu” atau “kasih tahu kalau kucing naik ke sofa”. Perintahnya bisa diucapkan langsung ke perangkat lewat push-to-talk, atau diatur dari aplikasi SenseCraft di ponsel. Begitu kondisi terpenuhi, Watcher bisa menyalakan LED, membunyikan suara, atau mengirim notifikasi ke HP.

Tiga Komponen Satu Tugas

Setiap tugas di Watcher pada dasarnya punya tiga bagian: objek yang dideteksi, deskripsi kegiatan yang seharusnya terjadi (opsional), dan aksi yang dijalankan. Contohnya, deteksi orang, cek apakah dia duduk di meja kerja, lalu kirim notifikasi. Sederhana, tapi fleksibel.

Cara Kerja AI di Dalamnya: Lokal Dulu, Cloud Belakangan

Di balik bodinya yang kecil (kira-kira sepertiga ukuran iPhone), ada tiga lapisan kerja:

1. ESP32-S3 sebagai otak utama perangkat, dengan prosesor dual-core 240 MHz dan PSRAM 8 MB.

2. Himax WiseEye2 HX6538 yang menjalankan model visi tinyML untuk deteksi dan pelacakan objek langsung di perangkat.

3. Layanan SenseCraft untuk pemahaman bahasa, pemanggilan tool, dan manajemen perangkat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: