Mengenal LILYGO T-Display K230, Perangkat Genggam Linux dengan LoRa dan AI
LILYGO T-Display K230 (Foto istimewa)--
OKES.NEWS - Sekilas, perangkat ini kelihatan seperti smartphone kecil dengan layar AMOLED, kamera, dan keyboard fisik. Tapi jangan buru-buru membayangkan bisa install WhatsApp di sini. LILYGO T-Display K230 adalah platform pengembangan RISC-V berbasis Linux untuk proyek AIoT, bukan ponsel Android biasa. Ia punya layar sentuh 4,1 inci, kamera, akselerator AI, Wi-Fi, Ethernet, HDMI, dan radio LoRa dalam satu bodi genggam.
Yang bikin menarik, spesifikasinya penuh jebakan istilah. Banyak artikel awal menulis “RAM 8GB”, padahal itu keliru. Yuk kita bedah satu per satu.
Apa Itu LILYGO T-Display K230?
Bukan Smartphone, Ini Perangkat Embedded Linux
T-Display K230 pertama muncul pada 2025 sebagai papan pengembangan telanjang dengan layar. Setahun kemudian, LILYGO merilis versi K230 Kit: bodinya sudah berselubung casing, ada keyboard fisik opsional, speaker, dan fitur nirkabel tambahan. Tampilannya jadi jauh lebih mirip gadget genggam siap pakai.
Meski begitu, antarmukanya bukan Android. Sistemnya memakai Linux dengan launcher berbasis LVGL yang tampilannya mirip ponsel, lengkap dengan aplikasi kamera, galeri, pemutar musik, perekam suara, terminal, dan pengaturan jaringan.
Menurut saya, ini justru daya tariknya. Banyak papan pengembangan terasa “mentah” dan menuntut kita menyambungkan layar, kamera, dan modul radio sendiri. Di sini semuanya sudah satu paket.
Spesifikasi Utama LILYGO T-Display K230
Prosesor RISC-V dan Chip AI Kendryte K230
Otaknya adalah Kendryte K230 dengan dua inti RISC-V 64-bit, masing-masing berjalan hingga 1,6GHz dan 800MHz. Inti yang lebih kencang mendukung vektor RVV 1.0. Chip ini juga membawa unit akselerasi neural network (KPU) dengan klaim sekitar 1,6 TOPS.
Angka itu perlu dibaca hati-hati. 1,6 TOPS adalah klaim kapasitas akselerator, bukan jaminan kecepatan aplikasi sungguhan. Sampai artikel ini ditulis, saya belum menemukan benchmark standar untuk perangkat lengkapnya.
Layar AMOLED 4,1 Inci dan Kamera 2MP
Layarnya AMOLED 4,1 inci beresolusi 568 × 1232 piksel dengan sentuhan kapasitif. Kameranya GC2093 2MP yang mendukung rekaman 1080p. Jangan berharap kualitas kamera ponsel flagship. Fungsinya lebih ke input untuk proyek computer vision, seperti pengenalan objek atau inspeksi sederhana.
Untuk keluaran ke monitor, tersedia HDMI hingga 1080p pada 30fps.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
