Banner hut oku

Rabbit r1: Gadget AI Oranye dari Teenage Engineering, Apa Saja Kemampuannya?

Rabbit r1: Gadget AI Oranye dari Teenage Engineering, Apa Saja Kemampuannya?

Rabbit r1 (Foto istimewa)--

OKES.NEWS - Pernah kebayang nggak, ada gadget kecil warna oranye mencolok yang bisa kamu ajak ngobrol, lalu dia yang pesan ojek atau mutar lagu, tanpa kamu buka HP sama sekali? Itulah yang dijanjikan Rabbit r1, perangkat asisten AI yang bikin heboh sejak diumumkan di CES pada 9 Januari 2024 dengan harga US$199. Tapi apakah janjinya terbukti? Yuk kita kupas pelan-pelan.

Apa Itu Rabbit r1? Gadget AI Bergaya Retro dari Teenage Engineering

Rabbit r1 adalah perangkat saku buatan Rabbit Inc. yang desainnya digarap bareng Teenage Engineering, studio desain asal Swedia yang terkenal dengan produk elektronik yang unik dan playful. Hasilnya bisa dilihat langsung: bodi kotak berwarna oranye terang dengan nuansa retrofuture yang beda banget dari HP hitam persegi panjang di pasaran.

Spesifikasi dan Desain yang Bikin Gampang Dikenali

Di bagian depan ada layar sentuh 2,88 inci, roda gulir untuk navigasi, dan tombol push-to-talk yang ditekan saat kamu mau bicara. Ada juga kamera berputar yang bisa menghadap ke kamu atau ke dunia luar. Posisi default kameranya menghadap ke dalam, jadi sekaligus berfungsi sebagai penutup privasi fisik. Bobotnya cuma sekitar 115 gram, jadi enteng banget masuk saku. Konektivitasnya lewat Wi-Fi, dengan opsi SIM untuk model yang mendukung.

Yang menarik, kolaborasi ini bukan sekadar urusan bisnis. Pendiri Rabbit, Jesse Lyu, dan pendiri Teenage Engineering, Jesper Kouthoofd, sudah saling kenal sekitar satu dekade. Kouthoofd bahkan kemudian bergabung sebagai chief design officer di Rabbit sambil tetap jadi CEO Teenage Engineering.

Cara Kerja Rabbit r1: Apa Itu Large Action Model (LAM)?

Jualan utama r1 adalah Large Action Model (LAM). Idenya, AI tidak cuma menjawab pertanyaan seperti chatbot biasa, tapi juga mengoperasikan aplikasi dan situs web atas nama kamu lewat perintah suara. Contohnya memesan makanan, memanggil ransum perjalanan, memutar musik, menerjemahkan, sampai membuat gambar.

Rabbit Hole dan rabbitOS: Dapur di Balik Layar

Kamu mengatur akun dan integrasi lewat portal web bernama Rabbit Hole. Sistem operasinya, rabbitOS, berbasis Android Open Source Project, tapi tampilannya bukan seperti HP Android biasa. Pada September 2025, hadir rabbitOS 2 dengan antarmuka berbasis kartu, navigasi gestur, dan fitur “creations” untuk membuat alat atau pengalaman kecil langsung di perangkat.

Review Rabbit r1: Lucu di Luar, Tapi Bagaimana di Dalam?

Soal desain, hampir semua reviewer sepakat: r1 menggemaskan. Masalahnya ada di software. Review awal banyak yang mengkritik keandalannya, integrasi yang masih sedikit, dan pertanyaan besar: kenapa harus bawa gadget tambahan kalau HP sudah bisa semuanya? Salah satu reviewer bahkan menyebut hardware-nya imut, tapi produknya secara keseluruhan termasuk gadget terburuk yang pernah dia pakai.

Integrasi Terbatas dan Isu Keamanan Akun

Saat rilis, layanan yang didukung baru Spotify, Uber, DoorDash, dan Midjourney, sementara sisanya masih berstatus rencana. Ada juga catatan soal keamanan: pengguna pada dasarnya login ke layanan lewat sistem cloud Rabbit, yang memunculkan pertanyaan wajar soal akses akun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: