Banner hut oku

Dua Rumah di OKU Ludes Terbakar Dini Hari saat Penguni Sedang Tertidur

Dua Rumah di OKU Ludes Terbakar Dini Hari saat Penguni Sedang Tertidur

Dini hari yang seharusnya menjadi waktu istirahat berubah menjadi kepanikan bagi warga Dusun I Desa Bunga Tanjung. Dua rumah kayu ludes dilalap api, seorang anak mengalami luka bakar, dan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. Apa dugaan awal penyebab keb-ist-

BATURAJA, OKES.NEWS  – Kebakaran hebat melanda dua rumah berbahan kayu di Dusun I, Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (6/11/2026) dini hari. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat membesar hingga menghanguskan kedua bangunan tersebut.

Peristiwa sekitar pukul 00.30 WIB itu bermula dari rumah panggung milik Mukmin bin Abdul Rozak (60), seorang petani setempat. Api diduga muncul dari bagian colokan listrik di tengah lantai atas rumah saat penghuni sedang tidur.

Mukmin terbangun setelah melihat kobaran api yang mulai menjalar ke plafon. Menyadari kondisi berbahaya, ia segera membangunkan anaknya yang sedang tidur di lantai bawah untuk menyelamatkan diri.

Namun, api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah panggung yang sebagian besar terbuat dari kayu. Kobaran kemudian merembet ke rumah Depok milik Hairun (57), yang berada tepat di sebelahnya. Rumah kedua yang juga berbahan kayu itu turut terbakar habis.

BACA JUGA:Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka Akhir November, Alasan Karna ini

Warga sekitar berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Lengkiti tiba sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah dilakukan upaya pemadaman bersama warga, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, dua unit rumah masing-masing milik Mukmin dan Hairun mengalami kerusakan total. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seorang anak perempuan bernama Mareta Putri (14), pelajar yang merupakan cucu Mukmin, mengalami luka bakar pada bagian telapak tangan dan kaki.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, terutama bangunan berbahan kayu yang berisiko membuat api cepat menjalar. Pemeriksaan kabel, sambungan, stopkontak, dan peralatan listrik perlu dilakukan secara berkala untuk mengurangi potensi kebakaran.

Kebakaran di Desa Bunga Tanjung juga memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan penanganan darurat di wilayah kecamatan. Kecepatan informasi, akses armada pemadam, ketersediaan peralatan, serta kemampuan warga melakukan tindakan awal yang aman menjadi faktor penting untuk membatasi dampak kebakaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: