Perbaikan ini, sambung dia, justru menimbulkan persoalan baru. Karena aspal yang digunakan untuk menambal lumbang jalan, justru melendung. Sehingga membentuk gundukan kecil yang mengancam pengendara.
“Khususnya malam kalau melintas tidak awas, bisa terbalik. Parahnya lagi kalau ada kendaraan besar, resiko kecelakaan lebih besar, “ ungkapnya.
Jatmi, warga yang tinggal di belakang GOR Baturaja menuturkan keluhan serupa. Dirinya menyebut, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya sebatas perawatan. Karena kerusakan yang muncul, solusinya perbaikan bukan perawatan.
“Perawatan itu untuk kerusakan ringan, tapi kalau jalan depan GOR harusnya diperbaiki. Karena setiap tahun pasti rusak, “ sebutnya.