Ramadhan, Beragama, dan Media Sosial

Jumat 31-03-2023,06:56 WIB
Reporter : Ust A Yasin
Editor : Mustofa

 

 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ جَاۤءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْٓا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ ۝٦ 

 

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu. (QS Al-Hujurat: 6). 

 

Ayat ini menekankan pentingnya melakukan klarifikasi atau tabayun terhadap informasi yang diterima sebelum menyebarluaskannya kepada orang lain. Kita harus memastikan kebenaran informasi tersebut agar tidak menimbulkan kesalahan yang tidak diinginkan. Kita perlu sadari bahwa siapapun di media sosial bisa menyampaikan berbagai hal sesuai keinginannya sendiri walaupun orang tersebut tidak menguasai ilmunya. Sehingga jangan sampai kita mengonsumsi dan mengikuti informasi atau ilmu di media sosial dari orang yang tidak berkompeten di bidangnya. Hal ini sudah diingatkan pula dalam Al-Qur’an: 

 

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌۗ اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا ۝٣٦ 

 

Artinya: “Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” 

 

Ayat ini juga menegaskan pentingnya memiliki pengetahuan yang cukup sebelum mengambil keputusan atau tindakan khususnya dalam beragama. Pengetahuan dalam beragama yang benar harus berimbang dengan semangat kita dalam beragama. Tanpa ilmu yang mendalam, semangat beragama bisa menjadi salah aturan dan sasaran sehingga berdampak negatif bagi diri kita. 

 

Maasyiral Muslimin Rahimakumullah, Perlu kita sadari, semangat beragama seharusnya tidak hanya dilakukan dengan amalan-amalan yang bersifat fisik semata seperti shalat, puasa, dan lain-lain, tetapi juga harus diimbangi dengan memperdalam ilmu agama. Mempelajari ilmu agama adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim karena dengan memperdalam ilmu agama, kita dapat memahami ajaran-ajaran Islam dengan lebih baik dan bisa mengamalkannya dengan lebih benar. Selain itu, memperdalam ilmu agama juga membantu kita dalam memahami konsep-konsep Islam secara lebih mendalam, sehingga kita bisa menjawab berbagai macam pertanyaan yang mungkin akan muncul dalam kehidupan sehari-hari. 

 

Dalam Islam, memperdalam ilmu agama merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Bahkan, Nabi Muhammad SAW sendiri selalu mendorong umatnya untuk mempelajari ilmu agama. Dalam sebuah hadits masyhur yang diriwayatkan Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik radliyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda:

Kategori :

Terkait

Jumat 12-05-2023,06:26 WIB

Hakikat Cobaan atau Ujian di Dunia

Jumat 28-04-2023,06:21 WIB

Pentingnya Menjaga Lisan dan Tulisan

Jumat 14-04-2023,06:43 WIB

Tujuan Utama Ibadah Zakat

Jumat 31-03-2023,06:56 WIB

Ramadhan, Beragama, dan Media Sosial

Jumat 24-03-2023,05:24 WIB

Bekal Rohani Pada Ramadhan