Rest area juga harus ramah anak-anak dengan menyedikan urinor khusus dan wastafel yang ramah anak, toilet khusus yang ramah disabilitas juga harus disedikan di Rest Area ini serta ruang laktasi yang dapat digunakan oleh ibu dan anak.
Pengolahan sampah menjadi kompos juga harus dihadirkan dalam Rest Area untuk mendukung green toll road, pupuk kompos ini dapat digunakan kembali untuk tanaman-tanaman di jalan tol.
Jarot Seno Wibawa selaku Branch Manager Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru - Padang mengatakan bahwa semua masukan dari tim penilai akan dievaluasi kembali dan diterapkan pada jalan tol ini dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Jarot juga berterima kasih atas masukan dari tim penilai dan diharapkan setelah melakukan evaluasi pada kedua Jalan Tol ini selanjutnya dapat memberikan pelayanan prima pada pengguna jalan tol di Indonesia.
Penyelenggaraan jalan tol berkelanjutan dilakukan untuk memenuhi core function di ruas jalan tol yang meliputi aspek kelancaran, keselamatan dan kenyamanan pengguna ruas tol dengan menerapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Dan tak kalah pentingnya, terpenuhinya supporting function di Rest Area jalan tol berupa penerapan regulasi tentang Tempat Istirahat Pelayanan (TIP)/ Rest Area, dan terpenuhinya fungsi kebutuhan pendukung dan pelengkap di Rest Area.
Penilaian jalan tol berkelanjutan selanjutnya diharapkan agar semua jalan tol di Indoensia dapat konsisten memenuhi SPM serta upaya beyond SPM yang nantinya dapat memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan tol.
Diketahui, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol guna untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol, salah satunya dengan melaksanakan penyelenggaraan jalan tol berkelanjutan.
BACA JUGA:Horas, Yuk ke Danau Toba Lewat Tol KUTEPAT, Semoga Cepat Beroperasi Ya Jalan Tol Trans Sumatera Ini
Pada pertangahan Juli lalu telah dilaksanakan penilaian jalan tol berkelanjutan pada Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (131 Km) dan Pekanbaru-Padang seksi Pekanbaru-Bangkinang (40 km).
Dengan mengusung tema tahun ini adalah “Toll for All”, penilaian pada jalan tol Pekanbaru-Dumai dan Pekanbaru-Padang dilakukan pada main road yang sudah beroperasi penuh, main road yang masih dalam tahap konstruksi dan Tempat Istirahat Pelayanan (TIP) yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.
Pada Jalan Tol Pekanbaru-Dumai rencananya akan dibangun TIP di Km 45 Jalur A dan B, TIP Km 82 Jalur A dan B, sedangkan untuk Jalan Tol Pekanbaru - Padang TIP rencananya akan dibangun pada Km 36 Jalur A dan Jalur B. (*)