3. Rutin Membersihkan Mainan dan Benda di Sekitar Anak.
BACA JUGA:Flu Terlihat Sepele, Tapi Bisa Menyerang Paru-Paru
BACA JUGA:Jangan Tunggu Parah! Ini Cara Mengatasi Tanda Awal Flu dan Mencegahnya Kambuh
Virus penyebab flu Singapura dapat bertahan cukup lama di permukaan benda. Karena itu, bersihkan mainan anak dan benda yang sering disentuh, seperti gagang pintu atau meja, secara rutin menggunakan sabun atau cairan pembersih.
Jika anak dititipkan di tempat penitipan, pastikan lingkungan tersebut menerapkan standar kebersihan yang baik.
4. Jauhkan Anak dari Orang yang Sedang Sakit
Karena sifatnya sangat menular, sebaiknya anak tidak melakukan kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami flu Singapura. Begitu juga sebaliknya, pengidap sebaiknya tetap di rumah sampai demam dan luka di mulutnya benar-benar sembuh.
5. Jangan Berbagi Barang Pribadi
Hindari kebiasaan menggunakan barang secara bergantian, seperti gelas, alat makan, handuk, atau serbet. Kebiasaan ini penting untuk mengurangi risiko penularan penyakit, terutama pada anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Ini Ciri-Ciri Flu Singapura pada Anak
BACA JUGA:Anak Terserang Flu? Ini Cara Alami Meredakan Gejalanya dan Kapan Harus ke Dokter
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, risiko anak tertular flu Singapura dapat ditekan semaksimal mungkin.