Diare sendiri sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar yang lebih sering dengan tekstur tinja sangat cair. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari infeksi virus, bakteri, parasit, hingga makanan yang tidak cocok di perut.
BACA JUGA:Jangan Anggap Sepele, Flu Saat Hamil Bisa Bawa Dampak Jangka Panjang
BACA JUGA:Mengenal Flu Burung: Penyakit dari Unggas yang Bisa Mengancam Nyawa
Pada diare yang tidak disebabkan oleh flu perut, keluhan yang muncul biasanya lebih ringan, seperti:
Perut terasa mulas atau tidak nyaman
Feses cair
Badan terasa lemas atau sedikit pusing
Meski terlihat sepele, diare tetap tidak boleh dianggap enteng karena bisa menyebabkan dehidrasi, terutama jika cairan yang keluar tidak segera diganti.
Waspada pada Anak dan Bayi
Diare dan flu perut lebih berisiko jika terjadi pada bayi dan anak-anak. Pada kelompok usia ini, kehilangan cairan dapat terjadi lebih cepat dan berbahaya. Karena itu, sangat penting untuk memastikan mereka tetap mendapatkan cukup cairan dan nutrisi selama sakit.
Apa Penyebab Flu Perut?
Sebagian besar kasus flu perut disebabkan oleh norovirus dan rotavirus. Penyakit ini sangat mudah menular, baik melalui percikan muntah, kontak dengan tangan yang terkontaminasi, maupun dari makanan dan minuman yang tidak bersih.
BACA JUGA:Bukan Cuma Hidung yang Bisa “Flu”, Ini Fakta Penting tentang Flu Perut yang Wajib Kamu Tahu
BACA JUGA:Jangan Salah Langkah! Ini Pantangan dan Cara Cegah Flu Perut yang Perlu Kamu Tahu
Selain virus, flu perut juga bisa dipicu oleh bakteri dan parasit tertentu, seperti penyebab salmonellosis, shigellosis, dan infeksi parasit seperti giardiasis.
Kabar baiknya, penularan flu perut bisa dicegah. Salah satu langkah paling sederhana dan efektif adalah rajin mencuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet.