Flu Singapura Saat Hamil: Apakah Berbahaya bagi Ibu dan Janin?

Kamis 29-01-2026,10:45 WIB
Reporter : Hesti
Editor : Gus Munir

Jika di rumah ada anak yang mengalami flu Singapura, beberapa langkah berikut bisa membantu mengurangi risiko penularan:

Rajin mencuci tangan, terutama setelah kontak langsung dengan anak.

Gunakan masker, apalagi jika anak sedang batuk atau pilek, karena virus bisa menyebar lewat percikan cairan dari mulut dan hidung.

Hindari menyentuh atau memecahkan lepuhan, karena cairan di dalamnya mengandung virus yang mudah menular.

Jangan berbagi barang pribadi, seperti gelas, sendok, atau sikat gigi, karena virus dapat menyebar melalui air liur.

BACA JUGA:Flu pada Anak dan Risiko Komplikasi, Ini Tanda yang Harus Diwaspadai

BACA JUGA:Mengenal Flu Burung: Penyakit dari Unggas yang Bisa Mengancam Nyawa

Waspadai Risiko Komplikasi

Jika tidak ditangani dengan baik, flu Singapura memang jarang, tetapi tetap bisa menimbulkan komplikasi serius. Beberapa di antaranya adalah dehidrasi, radang otak (ensefalitis), hingga meningitis akibat virus.

Flu Singapura pada ibu hamil umumnya tidak berbahaya, tetapi tetap perlu diwaspadai, terutama jika terjadi menjelang persalinan. Mengenali gejala sejak dini dan menjaga kebersihan adalah kunci utama untuk mencegah penularan dan komplikasi.

Kategori :