Warga OKU Timur Ditembak Begal Bersenjata Api, Motor Dibawa Kabur

Senin 09-02-2026,21:42 WIB
Reporter : Deo
Editor : Gus Munir

OKES.NEWS  - Seorang warga Desa Cahya Negeri, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur berinisial P (40) menjadi korban aksi begal bersenjata api saat melintas di jalan umum desa setempat, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Korban mengalami luka tembak di bagian punggung kiri setelah ditembak oleh pelaku. Saat kejadian, personel Polsek Semendawai Suku III yang sedang berpatroli menemukan korban dalam kondisi tergeletak dan segera memberikan pertolongan dengan membawanya ke RS Charitas Belitang.

Sementara itu, petugas kepolisian lainnya langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui berjumlah dua orang dan hingga kini belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi ketika korban hendak menjemput istrinya sepulang bekerja dari SMK Negeri 1 Semendawai Suku III. Korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna merah dengan nomor polisi BG 3598 YAU.

BACA JUGA:Motor Raib di Parkiran Minimarket OKU Timur, Pelaku Terekam CCTV

Saat melintas di Jalan Umum Desa Cahya Negeri, korban tiba-tiba dihadang oleh dua orang tak dikenal. Korban sempat berusaha melarikan diri, namun salah satu pelaku melepaskan tembakan menggunakan senjata api yang mengenai punggung korban.

“Korban dihadang oleh dua orang. Ketika mencoba kabur, salah satu pelaku langsung menembaknya,” ujar Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, Sabtu (7/2/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak, sementara para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban. Polisi yang sedang berpatroli segera mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Hingga saat ini korban dalam kondisi sadar dan stabil, namun masih menjalani perawatan intensif di RS Charitas Belitang,” tambah Kapolsek.

Di sisi lain, jajaran Polsek Semendawai Suku III bersama Tim Shadow Walet Satreskrim Polres OKU Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap pelaku dalam kasus yang sempat menghebohkan warga OKU Timur.

Kanit Pidum Satreskrim Polres OKU Timur, IPDA Ardi, membenarkan adanya peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut. “Benar, saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” singkatnya.

 

Kategori :