4. Tes fungsi hati
Tes ini menilai kinerja hati dengan mengukur enzim, protein, dan bilirubin dalam darah. Selain untuk mendeteksi gangguan hati, pemeriksaan ini juga sering dilakukan untuk memantau efek samping obat.
BACA JUGA:Rahasia Puasa Tetap Nyaman Meski Punya Riwayat Maag
BACA JUGA:Benarkah Puasa Bisa Memperlambat Penuaan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
5. Tes kadar zat besi
Pemeriksaan kadar besi dilakukan untuk membantu diagnosis anemia. Karena zat besi cepat diserap tubuh, puasa diperlukan agar hasil yang diperoleh lebih akurat.
Pentingnya Mengikuti Instruksi
Mengikuti anjuran puasa sebelum tes laboratorium membantu memastikan hasil pemeriksaan benar-benar mencerminkan kondisi tubuh. Dengan begitu, proses diagnosis dan perencanaan pengobatan dapat dilakukan secara lebih tepat.