BACA JUGA:Resep Kolak Pisang Gula Merah dan Kisah Sejarahnya
Kandungan serat alami dalam kolang-kaling dapat membantu memperlancar sistem pencernaan serta menjaga kesehatan usus.
Menyediakan Energi Secara Bertahap
Tubuh memerlukan asupan energi setelah berpuasa seharian. Kolang-kaling mengandung karbohidrat kompleks yang mampu memberikan energi secara perlahan dan lebih tahan lama.
Sehingga tubuh tidak mudah merasa lemas setelah berbuka maupun saat menjalani aktivitas keesokan harinya.
Mendukung Pengendalian Berat Badan
Saat Ramadan, konsumsi makanan tinggi gula dan lemak sering meningkat. Kolang-kaling tergolong rendah kalori dan hampir tidak mengandung lemak.
Sehingga dapat menjadi alternatif camilan sehat yang mengenyangkan tanpa memicu kenaikan berat badan berlebih.
BACA JUGA:Resep Kolak Pisang Gula Merah dan Kisah Sejarahnya
BACA JUGA:Resep Kolak Biji Salak Praktis untuk Teman Berbuka Puasa
Membantu Menjaga Kesehatan Sendi
Aktivitas ibadah seperti salat tarawih membutuhkan kondisi sendi yang prima. Kandungan galaktomanan dalam kolang-kaling diketahui berperan dalam menjaga kesehatan sendi dan membantu mengurangi rasa nyeri, sehingga tubuh tetap nyaman bergerak.
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Agar tetap bugar selama berpuasa, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang memadai.
Kolang-kaling mengandung vitamin C dan antioksidan yang berfungsi mendukung sistem kekebalan tubuh serta melindungi sel dari paparan radikal bebas.
Secara keseluruhan, kolang-kaling bukan hanya pelengkap hidangan berbuka, tetapi juga sumber nutrisi yang bermanfaat selama Ramadan.