“Para kader PKK diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi terkait ciri-ciri air layak konsumsi, cara pengolahan air yang aman, serta dampak negatif dari air yang tidak sehat,” tambahnya.
BACA JUGA:DLH OKU Selatan Ingatkan Dapur MBG Kelola Limbah dengan Benar
BACA JUGA:Atasi Parkir Liar Pasar Muaradua, Koordinasi dengan Sekda OKU Selatan
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai kriteria air minum yang aman, seperti jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa.
Selain itu, disampaikan pula pentingnya menjaga sumber air dari pencemaran limbah rumah tangga, sampah, maupun bahan kimia berbahaya.
Peserta juga dibekali langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan di rumah, antara lain merebus air hingga mendidih, menggunakan alat penyaring air sesuai standar, serta menyimpan air minum dalam wadah yang bersih dan tertutup.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kecamatan Muaradua mengajak seluruh kader PKK untuk lebih aktif melakukan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.
Menurutnya, upaya pencegahan penyakit yang bersumber dari lingkungan, khususnya air, harus dimulai dari lingkup keluarga.
BACA JUGA:Edukasi Warga OKU Selatan soal Air Layak Konsumsi
BACA JUGA:OKU Jadi Pelopor BCKSTK di Sumsel, Disdik OKU Selatan Datang Studi Tiru
“Kader PKK memiliki peran penting dalam mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat. Dengan edukasi yang terus dilakukan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya air minum yang aman akan semakin meningkat,” ungkapnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait permasalahan air minum di lingkungan masing-masing.
Hal ini mencerminkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu kesehatan lingkungan.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Muaradua berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya air minum layak konsumsi semakin meningkat.
Dengan demikian, angka penyakit akibat air tercemar dapat ditekan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkualitas.
BACA JUGA:DPRD Sumsel Dorong Penguatan Layanan Perlindungan Anak dan Perempuan di OKU Selatan