Karena itu, sebaiknya batasi konsumsi alkohol dan pilih minuman yang lebih sehat seperti air putih atau jus buah segar.
2. Gorengan
Makanan yang digoreng memang banyak digemari karena rasanya gurih dan renyah. Namun menurut Healthline, proses menggoreng dengan suhu tinggi dapat menghasilkan zat berbahaya seperti akrilamida, terutama jika minyak digunakan berulang kali.
Senyawa ini bersifat karsinogenik dan berpotensi merusak DNA sel tubuh sehingga meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker serviks.
Selain itu, gorengan biasanya mengandung lemak trans dan kalori tinggi yang dapat memicu obesitas. Obesitas sendiri diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker.
3. Makanan yang Dibakar atau Diasap
Sate, ikan asap, atau makanan yang dibakar memang memiliki cita rasa khas. Namun proses pembakaran atau pengasapan dapat menghasilkan senyawa berbahaya seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang bersifat karsinogenik.
BACA JUGA:Waspada! Ini 5 Jenis Makanan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker
Selain itu, makanan yang dibakar hingga gosong juga dapat menghasilkan heterosiklik amina (HCA) yang berpotensi memicu kanker.
Untuk mengurangi risikonya, hindari mengonsumsi bagian makanan yang terlalu gosong dan gunakan metode memasak yang lebih sehat.
4. Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, ham, dan kornet biasanya mengandung bahan pengawet berupa nitrat dan nitrit.
Di dalam tubuh, senyawa tersebut dapat berubah menjadi nitrosamin yang dikenal memiliki sifat karsinogenik.
Kandungan lemak jenuh dan garam yang tinggi dalam daging olahan juga dapat memicu peradangan serta meningkatkan tekanan darah.
Untuk pilihan yang lebih sehat, sebaiknya konsumsi protein dari ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan.