"Kami ingin desain yang tidak biasa, yang mudah-mudahan belum ada di Surabaya. Karena itu kami ingin leluasa membangun sendiri sesuai dengan keinginan sendiri," tegasnya.
Groundbreaking ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pembangunan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penancapan tiang pancang pertama menggunakan Hydraulic Static Pile Driver (HSPD).
Prosesi simbolis tersebut dilakukan tepat pukul 09.17 WIB.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar pembangunan gedung baru ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana.
Gedung baru tersebut diharapkan menjadi rumah kolaborasi bagi Harian Disway, DBL Indonesia, dan Persebaya dalam mengembangkan berbagai inovasi serta memperkuat kontribusi bagi masyarakat di masa mendatang. (*)