• Kontrol manual penuh: ISO, kecepatan rana, fokus, dan kompensasi eksposur, dengan mode Auto, Program, Shutter-priority, dan Manual.
• Enam rasio aspek dalam orientasi potret maupun lanskap, termasuk 1:1, 4:3, 3:2, dan 16:9.
• Antarmuka minimalis yang blok kontrolnya bisa diatur ulang sesuai selera.
C2PA Content Credentials: Tanda Keaslian Foto
Fitur yang paling jarang dibahas adalah dukungan C2PA Content Credentials. Setiap hasil jepretan membawa jejak asal-usul yang sulit dipalsukan, yang menunjukkan foto itu diambil kamera sungguhan dan bagaimana prosesnya. Di era gambar buatan AI, ini terasa relevan. VWFNDR mengklaim sebagai perusahaan keempat di dunia yang mencapai C2PA Level 2 dan kedua setelah Google yang mendukungnya untuk file DNG.
Kekurangan MBL yang Perlu Kamu Tahu
Sebagai penulis saya menilai aplikasi ini memang bukan untuk semua orang. Tidak ada pergantian lensa, tidak ada kamera depan, tidak ada filter, dan hasil RAW harus diedit dulu di Lightroom atau Snapseed sebelum dibagikan. Kompatibilitas antar perangkat juga belum merata. Versi 1.2.2 memperbaiki masalah di perangkat Google dan OnePlus, dan daftar HP yang didukung belum dipublikasikan lengkap.
Kapan Kamera Fisik VWFNDR Rilis?
VWFNDR menyebut MBL sebagai langkah awal menuju kamera kompak sungguhan untuk semua orang. Mereka menjadwalkan kabar lanjutan pada kuartal keempat 2026, jadi pengumumannya bisa muncul dalam beberapa bulan ke depan.
Layak Dicoba?
Kalau kamu penasaran dengan foto RAW di HP Android dan tidak keberatan mengedit sendiri, MBL layak diunduh karena gratis. Sementara itu, kamera fisik VWFNDR masih sebatas rencana, jadi pantau terus kabar terbarunya.